Mengenal Morbius dan Hubungannya dengan Spider-Man

Dalam cerita Marvel, kadang lawan bisa jadi teman.

karakter Morbius di film Sony

Trailer terbaru Morbius pertama kali memperkenalkan Jaret Leto sebagai Morbius, the Living Vampire. Karakter Morbius bukan pahlawan maupun penjahat andalan Marvel, tetapi kehadirannya di sejarah Marvel Comics telah ada sejak lima dekade lalu. Tidak hanya berhadapan dengan Spider-Man, penjahat yang juga antihero ini pernah menghadapi adiawara Marvel lainnya.

Sejarah karakter Morbius

Dr. Michael Morbius, Ph. D., M.D., adalah ahli biokimia dan yang brilian dan menderita kelainan darah langka. Sejarah Morbius dijelaskan langsung pada awal trailer pertamanya. Melalui perawatan yang dilakukannya sendiri melibatkan DNA kelelawar vampir serta terapi kejut listrik, dia mencoba menyembuhkan penyakitnya.

via Marvel Comics

Sayangnya, seperti asal mula karakter Marvel lainnya, uji coba tersebut bukannya membuatnya sembuh. Pengobatan yan dilakukan Morbius malah membuatnya memperoleh kemampuan supranatural layaknya vampir, bersamaan dengan rasa lapar akan darah yang tak pernah puas.

Namun Morbius bukanlah vampir sejati. Kondisinya disebut dengan “pseudo-vampirism”, memberinya kekuatan, kecepatan dan penyembuhan layaknya vampir. Dia tetap harus meminum darah dan menghindari sinar matahari.

karakter Morbius dalam komik Marvel
via Marvel Comics

Itulah yang membuatnya sama dengan karakter pseuso-vampire Marvel lainnya, Blade, serta berbeda dari mayat hidup atau Dracula. Karena tak menjadi vampir secara supranatural, Morbius masih hidup. Karena itu dia mendapatkan julukan “The Living Vampire”, atau vampir yang masih hidup.

Dilansir dari Digital Trend, Morbius diciptakan oleh Roy Thomas dan Gil Kane. Dia muncul pertama kali dalam The Amazing Spider-Man #101 yang terbit 1971. Morbius adalah penjahat Spider-Man pertama yang tidak diciptakan oleh empunya Spider-Man, Stan Lee. Kane menciptakan penampilannya berdasarkan aktor Jack Palance.

Jack Palance yang menjadi inspirasi karakter Morbius
via Metro-Goldwyn-Mayer

Ditulis sebagai musuh bertema horror, Morbius pernah mendapatkan serinya sendiri. Kehadirannya sempat ditampilkan pada akhir alternative Blade (1998) serta seri animasi Spider-Man tahun 1990-an. Terkadang dia juga bergabung dengan Ghost Rider, Blade, bahkan Doctor Strange melawan vampir atau kekuatan gelap lainnya di Marvel Universe.

Selain penampakan perubawahan wajahnya, kekuatan Morbius bisa terlihat pada trailer. Seperti pendengaran yang meningkat mirip dengan ekolokasi yang digunakan oleh kelelawar. Selain itu, layaknya vampir, Morbius memiliki kemampuan untuk menghipnotis, membuat orang-orang menuruti keinginannya.

Hubungan Morbius dengan Spider-Man

Hampir 50 tahun sejarahnya, Mobius telah melawan bahkan berjuang bersama Spider-Man dalam berbagai seri cerita komik Marvel. Seperti halnya Venom, Morbius biasanya menjadi penjahat yang ganas atau menghisap darah penjahat untuk memuaskan hasratnya akan darah.

Bukannya jahat, Morbius sering mencari obat untuk mengobati kondisi vampirnya dengan berbagai cara. Tapi karena sering menyerang dan mengubah manusia menjadi vampir di masa lalu, pergerakan Morbius selalu diperhatikan. Ia sudah berkali-kali dikalahkan oleh Spider-Man, Blade, X-Men, Fantastic Four, dan adiwara Marvel lainnya.

Morbius bertemu Blade
via Marvel Comics

Lebih jauh lagi, kehadiran Vulture a.k.a Adrian Toomes yang diperankan oleh Michael Keaton dalam trailer pertama ini mengindikasikan Sony sedang mengembangkan Sinister Six, kumpulan penjahat Spider-Man yang berjumlah enam orang – sesuai namanya.

Setelah kehadiran Venom (2018), Sony memang telah mengumumkan akan memproduksi lebih banyak film dari karakter-karakter ikonik dalam kisah Spider-Man dan menciptakan jagad sinematiknya sediri. Selain karakter Morbius, Black Cat, Silver Sable, dan Kraven the Hunter dilaporkan sedang dikembangkan.

Morbius di film Sony
via Sony Pitures

Film baru Morbius yang akan tayang 31 Juli nanti disutradarai oleh Daniel Espinosa yang juga menjadi otak di balik Safe House (2012) dan Life (2017). Selain mengandeng Jaret Leto sebagai Morbius, film ini juga akan dibintangi oleh Adria Arjona dan Tyrese Gibson.

Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.