Sang Sutradara Jelaskan Alasan Sekuel Wonder Woman Berlatar Tahun 1984

cover Wonder Woman 1984

Dunia aksi DC Extended Universe sempat dianggap menghilang setelah keruntuhan Justice League (2017) di box office. Tapi sekuel Wonder Woman bisa dianggap sebagai batu loncatan baru DC dan Warner Bros setelah mendapatkan dukungan penuh dari Wonder Woman (2017), Aquaman (2018) dan Shazam! (2019). Dan Patty Jenkins menjadi nama penting dibalik keinginan Warner Bros menambah popularitas DCEU.

Setelah sukses meraih 821 juta untuk film pertama, Princess Diana kembali dalam sekuel Wonder Woman yang masih dipegang oleh Jenkins. Dikenal dengan nama Wonder Woman 1984, trailer yang diluncurkan 8 Desember lalu langsung mendapatkan perhatian penggemar film di seluruh dunia. Namun yang masih menjadi pertanyaan adalah pemilihan latar waktu dari film kedua ini.

Chris Pine dalam sekuel Wonder Woman 1984
via Warner Bros

Dalam versi DCEU sendiri, Wonder Woman diperkenalkan di masa kini dan hadir pertama kali dalam Batman v Superman: Dawn of Justice. Film solo pertamanya mengungkapkan sejarah panjang Diana sebagai pahlawan dengan berlatar pada Perang Dunia Pertama, antara tahun 1914 sampai 1918. Sementara Wonder Woman 1984 melompat beberapa dekade hingga Perang Dingin antara Amerika dan Rusia.

Patty Jenkins baru-baru ini mengungkapkan mengapa dia membawa sekuel Wonder Woman dalam rentang waktu tersebut. Dilansir dari Cinemablend, Petty menjelaskan, “Kenapa 1984? Kami ingin membawa Diana ke dunia modern, tetapi tahun 80-an adalah periode yang paling identik dengan Wonder Woman. Senang melihatnya di era itu.”

“Tetapi yang paling penting, (era) ini adalah puncak dari peradaban Barat dan kesuksesan dunia yang kita rasakan setelahnya. Jadi saya penasaran untuk menabrak Wonder Woman ke puncak sistem modern kita saat ini. Dan penjahat macam apa yang hadir di sana, dan (kita akan) melihat apa yang terjadi. Jadi semuanya datang secara alami.”

Sutradara berumur 48 tahun tersebut juga menyebutkan bahwa hubungan film ini dengan era 1980-an adalah koneksi live-action pertama Wonder Woman. Serial TV populer yang diperankan oleh Lynda Carter ini berakhir pada tahun 1979. Meskipun tidak ditayangkan di era 80-an, namun serial ini tetap menjadi bagian dari budaya pop di dekade berikutnya.

Lynda Carter serial TV Wonder Woman
via Warner Bros Television

Menggunakan tahun 1984 untuk instalasi kedua Wonder Woman, ini membuka berbagai kemungkinan nostalgia. Trailer pertama menghadirkan kesan 80-an dengan warna-warna terangnya. Baik Gal Gadot maupun Kristin Wiig tampil menawan dalam kostum mereka. Mall khas 80-an pun menjadi bagian dalam film ini. Bahkan, mall tersebut merupakan set yang sama dengan musim ketiga Stranger Things.

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Leave a Reply