Lionsgate akhirnya buka suara soal kelanjutan biopik Michael Jackson yang jadi fenomena box office tahun ini. Dilansir dari Variety, Lionsgate baru saja mengungkapkan bahwa proses syuting Michael 2 ditargetkan mulai akhir tahun ini atau awal 2027 dengan target perilisan di akhir 2027 atau paruh awal 2028.
Seperti apa cerita Michael 2?
Michael adalah biopik yang mengisahkan perjalanan hidup Michael Jackson, mulai dari masa kecilnya bersama grup keluarga The Jackson 5 hingga menjelma jadi superstar global. Disutradarai Antoine Fuqua, film ini dibintangi Jaafar Jackson, keponakan asli Michael Jackson yang memerankan sang legenda pop. Jaafar bahkan disebut-sebut bakal masuk ke dalam nominasi Oscar berkat penampilannya.
Cerita film pertama ini berhenti di momen tur “Bad” pada 1987 dan ditutup dengan kalimat “His Story Continues”. Bagian ini tentu saja disebut-sebut sebagai sinyal kuat akan adanya sekuel. Mengingat ada lebih banyak cerita tentang MJ dan keluarganya yang belum diadaptasi.
Terlebih Michael mampu meraup lebih dari $1 miliar secara global dan memecahkan berbagai rekor lainnya. Menjadikannya film Lionsgate pertama yang tembus angka tersebut sekaligus biopik dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa, melampaui Bohemian Rhapsody (2018). Maka sekuel pun tentu saja jadi pertimbangan pasti.
Meski sukses besar, Lionsgate sejauh ini belum resmi memberi greenlight penuh untuk Michael 2, dan detail plotnya masih dirahasiakan ketat. Namun Fogelson memberi sedikit bocoran arah yang mungkin diambil, menyebut era album “Dangerous” serta rangkaian tuduhan pelecehan seksual anak yang membayangi Jackson di masa-masa akhir hidupnya sebagai materi yang berpotensi digarap di sekuel.
Bahas isu sensitif tentang Michael Jackson
Sebelumnya, Lionsgate mengungkapkan bahwa tuduhan pelecehan sempat direncanakan untuk dimasukkan ke dalam film pertama. Sayangnya, rencana itu terpaksa dibatalkan menjelang tenggat produksi setelah pengacara dari pihak estate Jackson menemukan klausul dalam perjanjian penyelesaian dengan salah satu penuduh yang secara spesifik melarang penggambaran sosoknya dalam film apa pun.
Temuan ini memaksa tim produksi merombak ulang banyak bagian cerita di menit-menit akhir. Fogelson sendiri mengonfirmasi bahwa sebagian materi yang terpaksa dipangkas dari film pertama kemungkinan besar akan dipakai kembali di sekuelnya.
“Kami memiliki sejumlah adegan, terutama beberapa adegan musikal berskala besaryang telah direkam sebelumnya dan hampir pasti akan disertakan (dalam sekuel filmnya),” ungkap Fogelson dalam wawancaranya terhadap Variety.
Lionsgate disebut-sebut sudah mengantongi sekitar 25–30 persen materi visual sekuel dari rekaman arsip yang diambil bersamaan dengan proses syuting film pertama, menurut laporan yang sama. Ini jadi keuntungan produksi yang cukup signifikan buat mempercepat proses penggarapan Michael 2 begitu lampu hijau resmi diberikan.
Sampai artikel ini ditulis, Lionsgate belum mengumumkan sutradara, jajaran pemeran tambahan, maupun tanggal rilis final untuk Michael 2. Studio disebut masih dalam proses negosiasi dengan “semua pihak terkait”. Kemungkinan besar termasuk keluarga MJ dan pemegang kepentingan lainnya sebelum benar-benar masuk tahap pra-produksi penuh.