Sudah 20 tahun berlalu sejak seri Harry Potter pertama kali memasuki dunia kesusastraan dunia melalui buku pertamanya yang berjudul Harry Potter and the Philosopher’s Stone. Menjadi sebuah koleksi yang sangat langka dan dicari oleh para kolektor membuat cetakan pertama buku Harry Potter dicuri dari S N Books, Thetford, Inggris pada tanggal 8 Januari kemaren pukul 11.50 malam.
Cetakan pertama tersebut memang lebih istimewa dari cetakan lainnya. Pada tahun 1997, cetakan pertama seri Harry Potter tersebut hanya berjumlah 500 kopi dan 300 kopi dari jumlah tersebut sudah menjadi bagian dari perpustakaan. Hal yang membuat edisi ini menjadi edisi koleksi adalah dengan sedikitnya jumlah yang tersisa dan juga fakta bahwa alih-alih memakai nama J.K. Rowling, nama yang tertera sebagai penulis buku ini adalah Joanne Rowling.
Abebooks dalam situsnya menyatakan bahwa, “Edisi hardcover buku ini yang dicetak pertama kali pada tahun 1997 sudah menjadi semacam cawan suci bagi kolektor seri Harry Potter. Jika saja buku itu ada di loteng kalian, maka sesungguhnya kalian sedang memenangkan jackpot!.”
Selain mencuri cetakan pertama buku Harry Potter, sang pencuri yang berjumlah dua orang tersebut juga mencuri sejumlah buku-buku langka yang sangat bernilai dari S N Books. Dikutip dari BBC News, Gideon Weigelt-Holmes dari kepolisian Norfolk mengatakan, “Saya sangat meminta pada masyarakat, terutama para penjual buku dan juga orang-orang yang memiliki toko buku spesialisasi untuk waspada jika ada yang menawarkan buku-buku curian tersebut.”
Berikut daftar buku yang berhasil dicuri oleh para kriminal tersebut:
- Harry Potter and the Philosopher’s Stone karangan J.K. Rowling edisi hardcover pertama keluaran Bloomsbury yang beserta kotak merah yang dibuat secara khusus. Kerugian senilai £40,000 atau setara dengan 760 juta rupiah.
- Colour of Magic karangan Terry Pratchett edisi hardcover dan bertandatangan pertama senilai £9,000 atau setara dengan 171 juta rupiah.
- Satu set empat buku pertama Winnie the Pooh dalam kotak khusus berwarna hitam senilai £5,000 atau setara dengan 95 juta rupiah.
- The Hobbit karya J.R.R. Tolkien edisi hardcover pertama tahun 1937 senilai £7,000 atau setara dengan 133 juta rupiah.
- The Great Gatsby karangan F. Scott Fitzgerald edisi pertama tahun 1925 dalam kotak khusus berwarna biru tua senilai £2,000 atau setara dengan 38 juta rupiah.
- Brief History of Time karangan Stephen Hawking edisi paperback pertama dengan cap jempol dari tahun 1983.
- Dua edisi pertama Gunslinger karangan Stephen King senilai £4,000 atau setara dengan 76 juta rupiah.
- Dan sebuah buku sketsa gambar dari tahun 1820an-1840an milik artis yang tak diketahui, termasuk beberapa karya lukis pensil dan juga cat air.
Kepolisian Inggris dan juga pihak S N Books sangat mengharapkan kerjasama masyarakat dalam menangkap dua orang kriminal tersebut dan juga melaporkan mereka ke pihak yang berwajib. Mari berdoa agar dua pencuri tersebut dapat ditangkap dengan segera dan buku koleksi yang masing-masingnya bernilai puluhan dan ratusan juta tersebut kembali ke tangan pihak S N Books.