Review Film Invincible Swordsman (2025): Adaptasi Kesekian yang tak Memorable

Film Invincible Swordsman mengulang kembali kisah Linghu Chong, pemabuk yang tak suka mencari masalah dengan Dongfang Bubai yang menawan. Sebuah adaptasi yang sudah diperas habis hingga akhirnya hanya mengandalkan efek dan visualnya saja.

Sinopsis film Invincible Swordsman

Linghu Chong (Tim Huang) merupakan seorang pendekar pedang yang riang dan dikenal karena menguasai ilmu Sembilan Pedang Dugu (Nine Swords of Dugu). Ia lebih menyukai ketenangan dan menikmati anggurnya dibandingkan berhubungan dengan masalah.

Tim Huang Xiyan sebagai Linghu Chong
via Tencent

Dalam perjalanannya, ia menyelamatkan seorang wanita cantik dari cengkraman Sekte Iblis dan terlibat dalam pertempuran sengit di atas air terjun yang mengalir deras. Ia tak menyadari bahwa wanita tersebut adalah Dongfang Bubai (Kitty Zhang Yuqi), pemimpin baru Sekte Iblis.

Tanpa mereka sadari, takdir mereka dipersatukan di dunia Juanghu yang kacau. Namun bentrokan yang tak terelakan antara fraksi keduanya menjerumuskan mereka ke dalam pertempuran antara kebaikan dan kejahatan.

Visual dan efek lebih menarik ketimbang plot

Karakter Linghu Chong memang cukup familiar bagi pengemar wuxia. Karena ceritanya sudah diadaptasi ke dalam film sebanyak 4 kali serta 8 kali untuk serial televisi. Iterasi paling terkenal adalah Swordsman II (1992) yang dibintangi oleh Jet Li dan Brigitte Lin.

Zhang Yu Qi sebagai Dongfang Bu Bai
via Tencent

Baik Swordsman II dan Invincible Swordsman merupakan adaptasi dari novel karya Jon Yong yang berjudul The Proud, Smiling Wanderer. Versi film akhinya mengubah karakter Dongfang Bubai (atau Asia the Invincible di novelnya), sebagai seorang wanita, mengantarkan Brigitte Lin ke masa ketenarannya.

Sayangnya adaptasi kesekian ini gagal memberikan hal baru untuk penggemar wuxia. Apalagi dengan sudah banyaknya film dan serial televisinya, termasuk karakter Brigitte dan Jet Li yang sangat memorable, membuat film ini susah mendapatkan pondasinya.

Kalau kamu penggemar wuxia, tentu sudah tak asing lagi dengan adegan pertarungan di udara yang memang menghiasi hampir keseluruhan film ini. Mendebarkan, walaupun di satu sisi terasa berlebihan.

pemeran film Invincible Swordsman
via Tencent

Diproduksi oleh Tencent dan Iqiyi Pictures, efeknya tak perlu diragukan lagi. Untuk sekelas film berlatarkan China masa lampau, visual dan latar setnya terbilang mengagumkan dengan adegan yang jernih dan memanjakan mata.

Ceritanya tak jauh berbeda dibandingkan Swordsman 2. Selain efek dan visualnya, film ini belum bisa memberikan hal lainnya yang memorable. Tak heran, mengingat sutradara Luo Yi Wei masih belum punya nama besar. Bahkan ini adalah karya keduanya setelah Swords Drawn (2022).

Plotnya rumit banget

Plotnya yang kompleks membuat durasinya hampir mencapai 2 jam. Sehingga cukup susah untuk bisa memahami keseluruhan alur cerita secara mendalam, apalagi dengan pace dan dialog yang berat.

Terkait dialog, karena film ini menggunakan subtitle Indonesia dan Inggris, jadi masalah lainnya adalah banyak momen-momen dimana pergantian antar dialog yang sangat cepat, sehingga butuh konsentrasi lebih untuk membaca subtitle dibandingkan filmnya.

Cai Xiangyu sebagai Lan Fenghuang
via Tencent

Film ini memang tak sepenuhnya gagal. Ada banyak fragmen yang membuatnya menarik untuk diikuti. Namun sebagai sebuah iterasi baru dari cerita yang sudah berkali-kali dialihwahana, tak ada adegan maupun momen yang jadi andalan sehingga membuatnya jadi mudah terlupakan.

Dari sekian banyaknya adaptasi, film Invincible Swordsman belum bisa menghadirkan hal baru guna menggaet penonton. Mungkin untuk penggila wuxia, efek dan pertarungannya bikin tercengang, tapi sayangnya belum bisa mengalahkan Swordsman II.

Genre: Aksi, Wuxia

Sutradara: Luo Yiwei

Penulis Naskah: Wong Jing, Luo Yiwei

Pemeran: Tim Huang, Yuqi Zhang

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 889

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *