Film Qodrat 2 membawa kembali nuansa horor religi berbalut aksi dengan vibe ala 80-an. Dengan konflik yang lebih besar dalam perjuangan Ustad Qodrat menyelamatkan istrinya yang tetap menyenangkan untuk diikuti, terlebih untuk penonton yang bosan dengan film horror yang itu-itu saja.
Sinopsis film Qodrat 2
Setelah menyelamatkan Alif dari As Su’ala, Ustad Qodrat (Vino G Bastian) kembali melanjutkan perjalanan mencari istrinya, Azizah (Acha Septriasa), yang depresi setelah menyerahkan keimanannya kepada As su’ala.

Azizah yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit jiwa akhirnya bekerja di sebuah pabrik pemintalan. Serangkaian kematian misterius menyeruak, dimana satu per satu pekerja menghilang secara misterius diduga akibat ritual iblis pemilik pabrik.
Menyadari bahaya yang mengintai Azizah, Ustad Qodrat bergegas menuju pabrik tersebut. Dengan kesurupan massal yang melanda, Qodrat harus menghadapi ancaman iblis yang jauh lebih kuat dibandingkan sebelumnya.
Lebih menggelegar
Masih mengusung tema horror aksi, Charles Gozali yang kembali sebagai sutradara menggabungkan tema religi dengan aksi. Tetap layaknya film religi keluaran tahun 80-an tentang kebaikan melawan kejahatan. Klise tapi eksekusinya menarik.

Alur ceritanya yang enak mengalir, tak lamban dan tak pula terburu-buru. Memberi waktu bagi penonton untuk menikmati petualangan terbaru Ustad dalam perjuangannya menyelamatkan istrinya.
Dan kemunculan Acha Septriasa menambah keasrian film ini. Kapasitas aktingnya tentu tak perlu diragukan lagi. Kehadiran Acha bahkan terasa besar, mengingat aktris yang melejit setelah membintangi film Heart (2006) ini memesona di setiap kemunculannya.
Kalau Vino mah sudah pasti jadi jantung film ini. Chemistry-nya dengan Acha pun sedap ditangkap kamera. Memang kalau sudah dua aktor top bermain bersama, penonton tinggal duduk tenang dan menikmatinya.

Upgrade lainnya dalam tampilan CGI-nya yang terlihat lebih seram, apalagi dengan visual Assu’ada yang besar berbulu gelap. Pengambilan gambarnya juga memikat. Dan patut ditunggu satu adegan keren dalam tampilan 360 derajat.
Dan tak boleh luput, film ini punya suara yang artistik. Bukan hanya sekadar keras saja, tapi dipapah biar jadi seru lalu dibikin menggelar dalam momen-momen tertentu. Jernih dan berasa ketegangannya.
Cerita tentang pertaubatan
Ketika pertama kali dirilis tahun 2022, Qodrat menekankan kisah berbalut horor digabungkan dengan aksi menawan, namun tetap memperhatikan aspek agama yang menjadi pondasi terbesar film ini.
Film kedua juga memperlihatkan alur yang lebih kompleks. Jika film sebelumnya Qodrat terasa misterius, kali ini ceritanya lebih dalam mengungkapkan apa yang terjadi dengan keluarganya, termasuk alasan perjalanannya.
Dan begitu pula dengan film kedua, dimana Gozali tetap mempertahankan aspek agama, khususnya Islam, dalam memperlihatkan bagaimana sosok ustad yang mengusir iblis atau makhluk halus, termasuk memperlihatkan bacaan sholat taubat beserta dengan artinya.

Bahkan kepada media, Vino menjelaskan bahwa tema taubat menjadi poin utama yang dibawakan. Unsur agama Islam ditonjolkan, dimana ia menyebutkan bahwa kebanyakan orang-orang melakukan sholat taubat tapi mungkin tidak mengetahui apa yang dilakukannya.
Dirilis dalam nuansa Idul Fitri 2025 membuat film Qodrat 2 jadi pilihan yang tepat untuk ditonton bersama keluarga. Dibikin lebih menghibur dibandingkan yang pertama, tapi masih tetap membawa nuansa baru pada film horror religi dalam balutan aksi tanpa terkesan menakut-nakuti.
Genre: Horor
Sutradara: Charles Gozali
Penulis Naskah: Charles Gozali, Asaf Antariksa, Gea Rexy
Pemeran: Vino G. Bastian, Acha Septriasa, Della Dartyan

