Masa sma adalah masa yang paling indah. Ya, ungkapan itu sering dikatakan oleh banyak orang dalam menggambarkan bagaimana kehidupan di SMA. Kira-kira seperti itulah yang ditampilkan dalam serial anime berjudul Just Because! ini.
Semua berawal dari kedatangan Eita ke SMA di kampung halamannya. Di sekolah itu ia kembali bertemu beberapa teman-teman semasa SMP-nya. Kedatangan Eita perlahan mengubah kehidupan SMA teman-temannya itu dan menghidupkan kembali kisah yang terjadi di masa lalu.

Just Because! akan terasa sangat relatable bagi kamu yang pernah merasakan kisah cinta serupa, terutama ketika masih duduk di bangku SMA.
Mungkin kamu pernah menyukai teman satu sekolahmu, namun ia tidak merasakan hal yang sama. Lalu, setelah beberapa tahun berpisah kamu bertemu lagi dengannya dan rasa suka itu pun masih tetap ada. Tapi ada kenyataan yang tidak bisa diubah, kenyataan bahwa rasa suka itu bertepuk sebelah tangan karena kamu tahu ia menyukai orang lain. Sedikit banyaknya, Just Because! berhasil membuat kamu kembali merasakan pengalaman itu.
Manisnya kisah percintaan anak SMA yang ditampilkan dengan semua lika-likunya berhasil membangun rasa penasaran dan tidak sabar untuk ingin tahu bagaimana kelanjutannya. Rasa manis dan menyenangkan itu juga didukung oleh lagu opening dan ending yang sangat enak didengar yang sayang untuk dilewatkan.

Anime ini memang (bukan spoiler) lebih menonjolkan cerita cinta yang bertepuk sebelah tangan ala anak SMA. Namun di situ lah daya tariknya karena jalan cerita seolah-olah tidak memberikan penonton apa yang mereka inginkan.
Selain menampilkan kisah cinta yang manis, Just Because! juga menyuguhkan kisah persahabatan yang hangat, seperti loyalitas dan sportifitas antar teman, (tentunya) dalam mengejar cinta. Kisah persahabatan ini semakin terasa hangat karena rata-rata semua karakternya memiliki sifat yang sangat baik.
Mungkin rasanya kurang menarik jika tidak ada karakter yang jahat. Namun sifat baik hati para tokoh di anime ini membuat kita tidak ingin mereka sampai patah hati.
Satu hal lagi yang cukup mencuri perhatian adalah world-building di anime ini. Transportasi kereta api yang digambarkan sangat berbeda dengan zaman sekarang, karena terkesan sangat maju. Walaupun begitu, tampak jelas kalau seting waktu anime ini adalah tahun 2017. Memang terkesan setengah-setengah dalam hal world-building, tapi ini tidak mengganggu sama sekali.
Just Because! berhasil membuat penonton kembali merasakan masa-masa SMA (khususnya kisah percintaan dan persahabatan) dengan menampilkan jalan cerita yang manis dan menarik dengan balutan gambar animasi yang bagus. Just Because! sangat cocok bagi kamu yang menyukai kisah romantis anak SMA.
Penulis: Kiseki Hamura, Hajime Kmoshida
Studio: Pine Jam
Episode: 12
Durasi: 23 menit per episode
Tahun tayang: 2017
Status: Tamat

