REVIEW

Review Motor City (2026): Thriller Aksi Balas Dendam Tanpa Dialog

5 / 5

Reviewed by

Film Motor City menghadirkan film aksi balas dendam dengan gaya klasik era 1970-an. Menariknya, keseluruhan ceritanya diberikan tanpa ada satu pun dialog sebagai sebuah gimmick yang unik. Sedikit pelan di awal namun terbayarkan dengan aksi menggebu-gebu di akhir.

Sinopsis film Motor City

Tahun 1977 di Detroit, John Miller (Alan Ritchson) adalah seorang mantan veteran Perang Vietnam yang jadi pekerja. Ia jatuh cinta pada Sophia (Shailene Woodley), seorang pelayan yang ia temui di luar sebuah klub malam.

Sayangnya, Sophia juga jadi incaran Reynolds (Ben Foster), bos mafia lokal yang tak terima disaingi. Menggunakan kekuasaan dan koneksinya, Reynolds menjebak John dengan tuduhan narkoba dan mengirimnya ke penjara selama bertahun-tahun.

Dibantu oleh mantan rekan satu timnya, John akhirnya bisa membebaskan diri dari penjara. Begitu bebas, John kembali dengan satu misi: balas dendam dan mendapatkan kembali wanita yang dicintainya.

Pelan di awal, meledak di akhir

Dilihat dari trailer dan aluar ceritanya, film ini seperti tak jauh berbeda dengan thriller aksi pada umumnya. Namun ada satu hal yang membuat Motor City berbeda: film ini praktis tanpa dialog. Mengingatkan pada Silent Night (2023) garapan John Woo yang juga nyaris tanpa dialog.

Eksperimen yang dilakukan oleh Potsy Ponciroli membuat film ini hanya mengandalkan koreografi aksi dan visual untuk menggaet penontonnya. Dan hal ini berhasil menjadikan film terbaru Alan Ritchson ini punya sesuatu yang unik, walaupun Silent Night sudah lebih dulu melakukannya.

Alan Ritchson sebagai John Miller di film Motor City 2026
via Independent Film Company

Dan Alan Ritchson menunjukkan bahwa ia tidak hanya modal badan besar saja. Memang, beberapa film yang pernah ia mainkan, seperti serial Reacher, The Ministry of Ungentlemanly Warfare (2024) hingga War Machine (2026) merupakan tipikal big guy jago berantem. Namun ia masih bisa menampilkan drama dan aksi yang kuat.

Di sini, ia punya gravitas yang memperlihatkan kekuatannya sebagai seorang protagonis utama. Dengan badan besar mencapai 191 cm, fisiknya yang besar terasa memuaskan dalam menghantam lawan-lawannya. Dan potensinya masih besar sebagai aktor papan atas Hollywood.

Dan siap-siap untuk koreografi aksi terbaik yang disajikan di bagian akhir. Adegan perkelahian di lift, kejar-kejaran di mobil, serta pertarungan jarak dekat yang grounded yang brutal membuat gimmick minim dialog terbayarkan.

Gimmick yang (cukup) berhasil

Film ini menggunakan cerita orisinil karya Chat St. John. Namun tak mudah untuk melepaskan pengaruh Silent Knight (2023) karya John Woo yang lebih dulu tayang. Padahal film ini pertama kali dikembangkan pada tahun 2013, jauh lebih lama dari Woo.

Di satu sisi, Motor City punya kekuatannya sendiri. Namun penonton dihadapkan pada paruh pertama yang terlalu lambat. Ceritanya benar-benar dipapah dengan pelan sebelum menemukan jalannya dengan pertarungan-pertarungan dan aksi kejar-kejaran yang menegangkan.

pemeran film Motor City 2026
via Independent Film Company

Dan meskipun Alan punya presence yang kokoh, karakter lainnya tertinggal jauh dan seakan tak membekas karena minimnya dialog. Begitu pula villain yang formulatif dan mudah ditebak serta female lead Sophia yang karakternya terlalu simpel.

Tapi dilihat dari perspektif lain, film ini menghadirkan pengalaman sinematik yang menawan. Hampir sepenuhnya tanpa kata, tapi film ini berbicara banyak dalam bentuk aksi dan tone-nya. Awalnya pelan, tapi ditutup dengan momentum yang kuat di akhir.

Memang tak mudah membawa film thriller aksi tahun ini. Apalagi dengan kehadiran The Furious (2026) yang punya drama kompleks dan koreografi aksi nan stylish. Namun untuk gaya Hollywood dengan gimmick tanpa dialog, Motor City punya daya tariknya tersendiri.

GENRE

AKTOR

SUTRADARA

TANGGAL RILIS

RATING

Facebook
X Platform
LinkedIn
WhatsApp
Threads

About Reviewer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *