Hadir sebagai film terakhir dari kisah keluarga Warren, film The Conjuring: Last Rites masih menawarkan cerita pengusiran setan yang menegangkan sekaligus mencekam. Kini hadir dengan tambahan karakter baru, tapi ada cameo dari karakter ikonik semesta Conjuring yang tentunya bikin nostalgia penggemar lama.
Sinopsis The Conjuring: Last Rites
Ketika Lorraine Warren (Vera Farmiga) sedang mengandung Judy (Mia Tomlinson), ia dan Ed Warren (Patrick Wilson) menangani kasus setan yang terjebak di sebuah cermin besar. Merasakan aura jahat yang membuatnya mengalami persalinan dini, mereka berdua terpaksa meninggalkan kasus tersebut.
Beberapa tahun setelahnya, mereka dihadapkan pada kasus kesurupan yang dialami oleh keluarga Smurl pada tahun 1986. Teror tersebut bukan hanya gangguan suara atau penampakan, tapi juga hadir dalam bentuk serangan fisik dan psikis. Mereka tak bisa meninggalkan rumah karena faktor ekonomi.
Ed dan Lorraine yang sebenarnya sudah pensiun kembali dipanggil karena pada waktu yang sama, Judy, terseret dalam lingkaran kasus tersebut. Investigasi awal membawa mereka menemukan cermin besar yang mereka tinggalkan, cermin yang ternyata menjadi awal mula dari semua terror yang dialami oleh keluarga Smurl.
Bawa cerita nan emosional
Setelah tiga film utama dan total 8 film dari semesta Conjuring (termasuk dua iterasi Annabelle dan The Nun), Last Rites digadang-gadang sebagai film terakhir dari waralaba ini. Dan menurut kami, film ini cukup menjanjikan sebagai pelepas dari pasangan Warren dalam menghadapi makhluk halus dan cerita mereka.
Kembali setelah menyutradarai The Conjuring: The Devil Made Me Do it (2021) serta The Nun II (2023), Michael Chaves memberikan perlakuan yang tak jauh berbeda dari premis dan konsep The Conjuring pada umumnya: penuh dengan jump scare, nuansa mencekam, dan bagaimana keluarga Warren memecahkan misteri paranormal tersebut.
Bukan hanya fokus pada duo Lorraine dan Ed, Chaves memberikan panggung yang lebih besar bagi Judy. Sebelumnya hanya muncul sekilas sebagai anak kecil keluarga Warren, penonton diarahkan pada bagaimana Judy mendapatkan bakat yang sama seperti Lorraine.
Bakat yang sama yang membuat Judy tersiksa dalam masa tumbuh kembangnya. Untuk menanggulangi ini, ada peran Lorraine sebagai ibu yang mengarahkan Judy. Membuat film ini tak hanya berhenti di ranah horor, tapi turut menawarkan sisi emosional yang kuat, menambah kompleksitas film ini.
Sebagai edisi finale dari kisah Conjuring, penonton bakal “ditemani” dengan kehadiran karakter-karakter setan di beberapa film sebelumnya sebagai cameo. Setidaknya bisa menjadi homage dan kesempatan bagi penonton untuk merasakan nostalgia dari waralaba yang sudah berusia 12 tahun ini.
Penutup kisah keluarga Warren
Sama seperti film-film dalam franchise ini, kisah tentang keluarga Smurl. Kasus terakhir sebelum pensiunnya Ed dan Lorraine ini disebut-sebut sebagai yang paling menantang. Bahkan Lorraine disebut menolak untuk membahasnya secara terbuka karena dianggap memiliki pengaruh jahat secara spiritual.
Chaves membawakan betapa seramnya kejadian-kejadian mistis yang dialami oleh keluarga Smurl. Dan walaupun kisah tentang cermin antik tersebut tidak ada dalam kasus yang sama, tapi cerita ini menambah layer misterius dan kisah menegangkan yang membuat film ini semakin bikin merinding.
Last Rites pada akhirnya menuntaskan perjalanan keluarga Warren, termasuk memperlihatkan ending yang memuaskan pada bagian credit akhir. Sekaligus memberikan penghormatan kepada keduanya sebagai pelopor hal-hal berbau paranormal di Amerika.
The Conjuring: Last Rites memang bukanlah yang terseram atau yang paling menegangkan. Sebagai film pamungkas, film ini membawakan nuansa mistis dari segi visual dipadukan dengan balutan jump scare yang terbilang pas. Tak ketinggalan sisi drama yang menyentuh menambah kompleksitas sekaligus kedalaman ceritanya.