Review Serial The Umbrella Academy (2019) – Keluarga Superhero Versi Gelap

Tidak semua keluarga superhero baik-baik saja.

cover The Umbrella Academy

The Umbrella Academy adalah salah satu serial terpopuler dari Netflix saat ini. Dikembangkan oleh Steve Blackman dan Jeremy Slater dari cerita komik yang dibuat oleh Gerard Way (vokalis My Chemical Romance) dan Gabriel Bá, serial ini menceritakan tentang keluarga pahlawan super dengan mengangkat cerita yang lebih gelap dari kebanyakan cerita superhero.

Cerita dimulai pada tahun 1989. 43 wanita melahirkan tanpa ada tanda-tanda mengandung. Tujuh di antaranya diadopsi oleh milyuner eksentrik, Sir Reginald Hargreeves yang ingin melatih mereka sebagai sebuah tim berisikan manusia berkekuatan super. Dunia pun akhirnya kedatangan sekelompok pahlawan baru bernama Umbrella Academy – minus Number Seven yang disembunyikan dan tidak diikutkan dalam tim karena dianggap tidak memiliki kekuatan super.

superhero dalam Umbrella Academy
via Neflix

Waktu berputar cepat dan sampai pada tahun 2019 di mana masing-masing anak memiliki kehidupan manusia-dewasa-30-tahunan yang tidak bisa dibilang mulus-mulus saja. Mereka akhirnya kembali berkumpul setelah mengetahui sang ayah Sir Hargreeves meninggal dunia. Pada saat itu pula Number Five yang menghilang di umur 13 tahun kembali dari masa depan dan mengingatkan bahaya kiamat akan terjadi. Dan tim superhero kita siap bahu membahu untuk mencegah kehancuran dunia.

Kekuatan film ini tentu saja terletak pada premis yang unik serta alur cerita yang menarik. Tak ketinggalan setiap karakter yang diciptakan oleh Gerard Way dan Gabriel Bá memiliki keunikan masing-masing. Ditambah lagi kehadiran Aidan Gallagher sebagai Number Five yang saat ini menjadi perbincangan. Kualitas aktingnya mengagumkan ketika harus berperan sebagai penjelajah waktu berumur 58 tahun yang terperangkap dalam tubuh anak-anak berusia 13 tahun.

review serial netflix Umbrella Academy
via Netflix
Premis “mencegah kiamat” yang familier

Cerita pada musim pertama serial The Umbrella Academy mengingatkan kita pada serial Heroes. Bagi yang belum tahu, Heroes merupakan serial yang juga mengisahkan tentang sekelompok manusia berkekuatan super. Salah satu protagonisnya, Hiro Nakamura, datang dari masa depan dan mencoba mencegah terjadinya ledakan bom nuklir yang akan meluluhlantakan kota New York. Terkesan familier?

Kedua serial ini juga memiliki awal cerita yang sama, meskipun perbedaannya ada pada semua karakter The Umbrella Academy yang sudah saling mengenal dan memiliki masa lalu yang berantakan. Selain itu, bencananya juga lebih besar; jika tidak dihentikan, umat manusia akan punah.

Tetapi, seperti Heroes, alur yang diberikan tetap sama: mencari tahu siapa penyebab kerusakan dengan mengungkapkan kapan bencana itu akan terjadi untuk menjaga ketegangan dan rasa penasaran di sepanjang cerita.

ulasan The Umbrella Academy
via Netflix

Layaknya sebuah kisah perjalanan mengarungi waktu, beberapa scene awal The Umbrella Academy menjelaskan masa lalu karakternya. Pasalnya, cerita dimulai dari masa sekarang (tahun 2019) di mana tujuh bersaudara memiliki kehidupannya masing-masing – minus si Number Six yang menjadi arwah gentayangan. Jadi penonton akan dibawa pada flashback yang cukup pendek, menceritakan fakta-fakta dan misteri yang terjadi dari awal hingga akhir.

Cerita yang dihadirkan menjadi lebih menarik karena mengungkap sisi gelap manusia. Tone dan gambar yang berat menegaskan bahwa serial ini bukanlah kisah superhero biasa. Meskipun tak seberat Watchmen (2009), tetapi tentu tak secerah kisah-kisah film Marvel. Mulai dari Number Four yang harus bergantung pada obat-obatan, Number Five yang menjalani 45 tahun sebagai satu-satunya manusia yang tersisa di muka Bumi, hingga Number Seven atau Vanya yang harus tinggal sendirian karena tidak dianggap oleh ayahnya.

Banyak twist hingga akhir season The Umbrella Academy

Seperti kebanyakan musim pertama dari sebuah serial TV, serial Netflix yang sekarang menduduki peringkat pertama sebagai serial layanan streaming yang paling sering ditonton (bahkan mengalahkan Stranger Things) ini memberikan akhir cerita yang menggantung.

No spoiler bagi kalian yang belum menonton The Umbrella Academy, ada banyak twist yang ditampilkan pada akhir cerita hingga nanti ketika closing credit muncul, kalian tidak akan sabar untuk menanti season 2-nya.

review serial the umbrella academy indonesia
Dua karakter paling menarik perhatian, Klaus dan Number Five via Netflix

The Umbrella Academy merupakan salah satu tontonan yang menarik bagi penggemar seri fiksi ilmiah, terlebih dengan perjalanan waktu yang dipadukan dengan kisah superhero. Meskipun cerita yang dikembangkan masih belum maksimal, mengingat baru 1 musim yang ditayangkan, tetapi ada banyak keseruan yang bisa didapatkan. Untuk musim pertama saja masih ada banyak misteri yang tersimpan.

Saat ini, musim pertama serial The Umbrella Academy sudah tayang pada saluran streaming Netflix. Meskipun saat ini Netflix masih belum mengungkapkan kapan akan memproduksi musim kedua, antusias penonton serta popularitas serial yang diangkat dari komik pertama seorang Gerard Way ini bisa menjadi tanda-tanda bahwa Netflix tidak akan butuh waktu lama untuk merencanakan musim keduanya.

Rating: 4/5


Genre: Sci-Fi, Action

Kreator: Jeremy Slater

Jumlah episode: 10 Episode

Bintang: Ellen Page, Tom Hopper, David Castañeda, Emmy Raver-Lampman, Robert Sheehan, Aidan Gallagher, Justin H. Min,

Review Overview
  • Rating Serial
4

Summary

The Umbrella Academy merupakan salah satu tontonan yang menarik bagi penggemar seri fiksi ilmiah, terlebih dengan perjalanan waktu. Meskipun cerita yang dikembangkan masih belum maksimal mengingat baru 1 musim yang ditayangkan, tetapi ada banyak keseruan yang bisa didapatkan. Untuk musim pertama saja masih ada banyak misteri yang tersimpan.

Sending
User Review
1 (1 vote)
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.