Film Flora and Son jadi andalan terbaru dari John Carney, empunya film-film komedi romantis yang menghadirkan lantunan lagu syahdu dan enak dinikmati. Sebuah cerita tentang hubungan kompleks antara ibu dan anak yang sama-sama berjuang mengejar mimpi mereka.
Sinopsis film Flora and Son
Flora (Eve Hewson) adalah seorang janda satu anak bernama Max (Orén Kinlan) yang tinggal di Dublin, Irlandia. Karena Max sering terlibat masalah, Flora menghadiahinya sebuah gitar akustik agar Max menemukan hobi baru, tapi ia menolaknya.
Ketika dikonfrontasi oleh mantan suaminya, Ian (Jack Reynor), seorang pemusik yang gagal, ia lalu mencari cara untuk belajar bermain gitar. Setelah mencari berbagai video YouTube, ia menemukan seorang guru gitar online bernama Jeff (Joseph Gordon-Levitt) yang tinggal di California, Amerika.
Tertarik dengan pembawaan Jeff yang menyenangkan, ia mulai belajar gitar. Hingga suatu saat ia menyadari bahwa anaknya memiliki hobi dan berbakat dalam membuat musik dengan laptopnya.
Feel-good movies ala John Carney
John Carney memang sudah tak asing lagi dalam skena feel-good movies dengan sentuhan musik yang mengiringi sepanjang film. Setelah Begin Again (2013) dan Sing Street (2016), sutradara kelahiran Irlandia ini kembali dengan tontonan yang tak kalah menyentuh.
Premisnya pun sudah mengena: seorang single-mother dengan anak yang beranjak remaja bertemu dengan seorang guru gitar online yang tinggal ribuan kilometer jauhnya. Mengandung tema yang jauh lebih dewasa dibandingkan dengan film-filmnya sebelum ini.
Eve Hewson memesona sebagai seorang ibu yang harus melepaskan impiannya untuk membesarkan anaknya. Tak puas dengan masa muda yang terenggut membuatnya menjadi karakter yang liar dan urakan. FYI, ia adalah anak dari vokalis U2, Bono. Tak heran suaranya mampu menyihir di setiap adegan.
Kekuatan film ini bukan hanya ada di lagu-lagu yang catchy dan enak didengar, tapi juga bagaimana Carney mampu dengan tepat menyandingkan karakter dengan musiknya. Dan tentu saja, sebagian besar musik di film ini siap untuk menghiasi playlist Spotify kamu.
Latar Irlandia yang dingin kontras dengan kehangatan yang dibawa oleh film ini. Apalagi didukung dengan komedinya yang ringan dan bisa ditemui di sepanjang film.Â
Namun patut diperhatikan bahwa ada beberapa adegan yang cukup dewasa, walau tak bersifat seksual. Jadi pastikan untuk tak membawa anak-anak menonton film ini.
Film yang enak didengar
Bukan hanya sebagai sutradara dan penulis naskah, Carney juga berperan sebagai penulis lagu di beberapa soundtrack film. Jangan heran jika ada lagu yang memiliki nuansa yang sama dengan lagu-lagu populer di film sebelumnya.
Carney menggunakan musik sebagai media untuk menghubungkan karakter-karakter dalam film ini. Bagaimana kedekatan Flora dan Max, Flora dengan Jeff, serta mendekatkan kembali Flora dengan Ian melalui musik yang dibuat oleh Max.
Dibandingkan dengan dua film musikal sebelumnya, Flora and Son terasa lebih sendu dan mendalam. Bagaimana Carney memperlihatkan sosok orang-orang yang sempat memiliki mimpi tapi pada akhirnya menyerah karena keadaan; Flora, Jeff, dan Ian.
Carney menghadirkan aspek realita dalam kehidupan keluarga kecil yang berantakan. Pun bagi orang-orang yang terpuruk akibat mimpi-mimpi mereka yang tak tersampaikan. Bagi yang relate, film ini bisa memberikan emosi yang meluap-luap.
Namun di sisi lain, Carney tak lupa memberikan sentuhan magis dari musik, termasuk ketika Flora dan Jeff yang terhalang jarak bisa bertemu dan membuat lagu yang mereka kembangkan berdua, secara literal maupun simbolis dari kehadiran karakter Jeff di tempat Flora.
Pace film mungkin tak terlalu cepat, pelan tapi tak membosankan. Memberikan waktu bagi penonton untuk mendalami betapa beratnya menjadi seorang single mother dengan anak yang beranjak dewasa.
Film Flora and Son menawarkan kisah komedi romantis yang ringan tapi tetap bikin air mata berlinang. Ceritanya mengalir dengan dinamis, diiringi komedi dan musik, jadi pilihan tepat buat kamu yang ingin rehat sejenak dari kerasnya dunia nyata.
Genre: Komedi Romantis
Sutradara: John Carney
Penulis Naskah: John Carney
Pemain: Eve Hewson, Joseph Gordon-Levitt, Orén Kinlan