Film Budi Pekerti Jadi Pembuka Jakarta Film Week 2023

Setelah sukses dalam dua pegelaran sebelumnya, untuk tahun ketiga Jakarta Film Week kembali diselenggarakan di bukan Oktober mendatang. Selain pemutaran film terbaik dalam dan luar negeri, tak ketinggalan berbagai event untuk sineas dan pegiat film selama empat hari penyelenggaraan festival tahunan ini.

Dibuka oleh film Budi Pekerti

Untuk gelaran ketiga, pameran JFW diadakan di sejumlah lokasi, seperti CGV Grand Indonesia, Kineforum Taman Ismail Marzuki (TIM), Galeri Kaya Indonesia, dan Hotel Ashley Wahid Hasyim yang juga menjadi tempat press conference pameran ini.

Mengusung tema Evolve, gelaran JFW menggambarkan pertumbuhan festival sekaligus perkembangan industri film paska pandemi. Mulai dari hasil karya produksi sineas, sumber daya manusia, teknologi, sampai dengan eksebisi dan apresiasi penonton.

Festival dibuka dengan film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja. Dibintangi oleh Prilly Latuconsina, Dwi Sasono, sampai dengan Angga Yunanda, Budi Pekerti merupakan satu-satunya film dari Asia Tenggara yang diputar di Toronto International Film Festival 2023.

Film yang berlatar di masa pandemi ini mengisahkan tentang Bu Prani (Ine Febriyanti), seorang guru BK yang mendapatkan perudungan setelah video perselisihannya dengan seorang pengunjung menjadi viral di media sosial.

Sementara film Tiger Stripes karya Amanda Neil Eu dipilih sebagai film penutup pameran pada tanggal 29 Oktober mendatang. Dibuat produksi Ghost Grrrl Pictures (Malaysia) melalui ko-produksi antara delapan negara, termasuk Indonesia, ini meraih penghargaan film terbaik di Cannes Critic Week.

Program pemutaran film dan non pemutaran film

Kali ini bekerja sama dengan Vidio sebagai platform daring resmi yang akan menayangkan berbagai film yang diputar dalam festival kali ini. Selain itu, ada berbagai program menarik lain dari pemutaran film dan non pemutaran film bisa dinikmati oleh pengunjung.

Berikut program pemutaran film selama gelaran JWF:

  • Global Feature (pemutaran film panjang terbaik Indonesia maupun internasional),
  • Global Short (film pendek Indonesia dan Internasional),
  • Global Short Animation (film pendek animasi Indonesia dan Internasional),
  • Fantasea (film worldwide genre),
  • Herstory (Worldwide Women’s Cinema), dan
  • Pemutaran film-film pendek dari Jakarta Film Fund.
Jakarta Film Week press conference
via Mariviu

Selain itu ada Fringe Events berupa talkshow dan diskusi dengan narasumber berpengalaman di industri film, dan ajang berbagi komunitas film. Tak ketinggalan JWF Net sebagai program baru yang menjadi wadah untuk membantu pertumbuhan dan membuka jaringan stokeholder perfilman Tanah Air.

“Tahun ini kami dengan bangga kembali menyelenggarakan Jakarta Film week. Ini adalah komitmen DKI Jakarta yang terus mendukung perkembangan seni dan budaya, khususnya pegiat film, sineas, dan seluruh ekosistem industri perfilman terus bertumbuh,” jelas Andhika Permata selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta.

Jakarta Film Week 2023 akan berlangsung mulai dari tanggal 25 sampai 29 Oktober 2023 mendatang. Informasi lebih lanjut bisa mengunjungi laman resmi jakartafilmweek.com atau sosial media @jakartafilmweek.

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 853

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *