Film Blue Beetle jadi pilihan terbaik bagi DC dengan menawarkan kisah tentang keluarga minoritas dengan latar budaya latin, membawa aroma yang lebih segar dan unik bagi keberlangsungan semesta DC di bawah James Gunn.
Sinopsis film Blue Beetle
Jaime Reyes (Xolo Maridueña) baru saja menyelesaikan kuliahnya dan kembali ke kampung halamannya di Palmera City. Namun dengan sewa rumah yang semakin tinggi, dia harus mencari kerja demi mendukung keluarganya.
Pada saat sedang bekerja dengan adiknya, Milagro (Belissa Escobedo) di villa keluarga Kord yang tajir, ia bertemu dengan Jennie Kord (Bruna Marquezine) yang berjanji untuk memberikan kerja di Kord Industry, perusahaan yang bergerak di bidang keamanan dan persenjataan.
Ketika Jaime datang ke Kord Industry, Jennie menitipkan kotak berisi scarab yang dia ambil dari tantenya, Victoria Kord (Susan Sarandon). Tanpa sengaja, scarab tersebut masuk dan berintegrasi ke tubuhnya, memberikannya kekuatan alien Blue Beetle.
Kisah superhero bergaya telenovela
Film Blue Beetle merupakan film DC pertama yang mengangkat karakter sekaligus budaya hispanic. Menjadikan film ini terasa lebih segar dan berbeda dari film DC terdahulu yang fokus pada anggota Justice League dengan basis penggemar yang sudah besar, termasuk Black Adam.
Berbeda dibandingkan dua film DC tahun ini, Shazam! Fury of the Gods (2023) dan The Flash (2023), Blue Beetle menghadirkan cerita yang padu dan lebih membumi. Mengisahkan tentang keluarga minoritas serta perjuangan kelas pekerja yang mungkin dirasakan penonton dewasa.
Aroma telenovela dalam film ini sangat kentara. Pengambilan gambar, dialog, cerita tentang keluarga ditambah dengan beberapa referensi terhadap telenovela terdahulu bikin film ini punya wajah tersendiri.
Tema keluarga jadi poin penting yang disampaikan dalam film ini. Terkadang bikin haru dan emosional, apalagi ditambah dengan chemistry keluarga Reyes yang sangat kompak. Hati-hati dengan Nana Reyes (Adriana Barraza) yang siap jadi scene stealer!
Ceritanya jauh dari kata kompleks atau ‘gelap’, sebagaimana dikaitkan dengan komik DC. Dengan plot yang ringan dan mudah dimengerti, membuat film ini terasa lebih senada dengan kisah superhero semesta tetangga. Kemungkinan besar jadi salah satu upaya DC menggaet penonton dari kalangan umum.
Komedi dan aksinya ditata dengan cukup asik. Sebagian miss, tapi yang lainnya mampu bikin suasana meriah dengan gelak tawa. Tapi ada beberapa scene dengan kualitas CGI yang terkesan jelek, satu hal yang mungkin sudah jadi kritikan biasa dari film superhero dalam dua atau tiga tahun belakangan.
Karakter latin pertama DCEU
Film Blue Beetle adalah dua film terakhir dari DCEU terdahulu, ditutup dengan Aquaman and the Lost Kingdom (2023). Walaupun bukan menjadi film pertama di semesta DC milik James Gunn, ia menegaskan bahwa Blue Beetle merupakan karakter pertama di semestanya.
Membawa cerita tentang superhero yang mungkin belum banyak dikenal oleh penonton umum, ditambah dengan membawa kearifan kultur budaya baru membuat Blue Beetle jadi pilihan yang cemerlang bagi DC. Apalagi karakter Jaime lekat dengan latar yang lebih modern, dimana ia diperkenalkan pertama kali pada tahun 2006.
Dalam versi komiknya, Jaime Reyes merupakan Blue Beetle ketiga setelah Dan Garrett dan Ted Kord. Dan menarik melihat Angel Manuel Soto selaku sutradara juga menyisipkan cerita tentang dua karakter sebelum Jaime tersebut dalam film ini. Sekaligus bertindak sebagai cliffhanger untuk sekuelnya.
Didukung dengan aktor serta sutradara berdarah Hispanic, film ini menghadirkan nuansa latin yang kental. Keunikan yang mungkin hanya bisa ditandingi oleh Wonder Woman (2017) dari keseluruhan film DCEU.
Film ini kemungkinan besar bisa membawa udara segar bagi DC yang mengalami keterpurukan sejak Justice League. Mengingat dari empat film DC di tahun ini, Blue Beetle merupakan yang paling aman dari kontroversi.
Film Blue Beetle membawakan tema keluarga dan mengusung budaya Hispanic dengan sangat apik. Melampaui ekspektasi film DC sebelumnya dengan cerita yang dinamis, menyenangkan, dan sangat terasa dibuat dengan hati.
Genre: Aksi Komedi
Sutradara: Angel Manuel Soto
Penulis: Gareth Dunner-Alcocer
Pemeran: Xolo Maridueña, Bruna Marquezine, Susan Sarandon