Ini Penyebab Drama Perfect Crown Dicekal Netizen Korea

Kisruh drama Byeon Woo-seok dan IU mulai babak baru. Reaksi dan kritikan tajam dari masyarakat membuat petisi online menghapus drama Perfect Crown dari semua layanan streaming sudah menembus 50 ribu tanda tangan hanya dalam waktu 4 hari.

Masalah ketidakakuratan sejarah

Drama Perfect Crown menerima penolakan keras dari netizen Korea paska tayang. Pasalnya ada beberapa adegan di dalam serial ini yang bikin mereka berang. Banyak yang bilang kalau tim produksi buta sama sejarah. Padahal menurut tim produksi, serial ini merupakan cerita fiktif yang berlatar alternate universe.

Netizen Korea bilang, meskipun drama ini punya latar fiksi, tapi kostum, tata krama dan sebagian istilah yang dipakai terlalu mirip dengan budaya China. Mereka takut penonton luar negeri mengira bahwa budaya yang disebutkan di dalam serial ini merupakan budaya Korea.

deretan cast Perfect Crown 2026
via Hulu

Sebelumnya, tim produksi menyebutkan bahwa serial ini merupakan fiksi. Ceritanya membayangkan bagaimana jadinya kalau di masa sekarang, dinasti Joseon (yang sebenarnya berkuasa tahun 1392-1910) tak pernah kalah oleh Jepang sehingga Korea memiliki pemerintahan monarki.

Imbas penolakan dan petisi yang sudah mencapai 50.000 tanda tangan, kasus ini masuk ke dalam pembahasan parlemen di Korea Selatan. Peraturan di Korea menyebutkan bahwa petisi yang mendapatkan 50.000 tanda tangan dalam 30 hari harus didiskusikan oleh parlemen.

Pemerintah Korea pun turun tangan. Mengingat drama ini sempat mendapatkan bantuan pendanaan dari lembaga konten Korea, Kementerian Budaya sedang mempertimbangkan buat menarik dana yang sudah diberikan.

Kontroversi di episode 11

Kontroversi memuncak di episode 11. Selama penobatan, dia make mahkota berjumbai 9. Padahal kaisar di negara yang berdaulat/merdeka harusnya punya 12, seperti digunakan Raja Gojong yang memproklamirkan Kekaisaran Korea pada tahun 1897.

Byeon Woo-Seok sebagai Pangeran I-an
via Hulu

Selain itu, rakyatnya ngomong “cheonse” (artinya hidup seribu tahun) disebut ga tepat karena digunakan dalam negara tingkat rendah. Seruan “manse” (hidup sepuluh ribu tahun) lebih tepat digunakan untuk penguasa di negara berdaulat.

Di episode yang sama, adegan minum teh antara Hee-ju (IU) dengan ibu suri menuai kritik. Soalnya mereka pakai tata krama yang secara luas dikaitkan dengan budaya minum teh China, khususnya etiket menuangkan air ke dalam wadah penyaring.

Minta maaf kepada publik

Karena penolakan dan reaksi keras dari masyarakat, baik Woo-seok, IU, sampai dengan tim produksi yang diwakili oleh penulis drama minta maaf kepada publik. IU mengungkapkan bahwa dia sangat malu karena tak sadar dengan ketidakakuratan sejarah dan tak mempelajari naskah lebih dalam.

IU dan Byeon Woo-seok di serial Perfect Crown 2026
via Hulu

Selain itu, tim produksinya juga meminta maaf secara resmi. “Kami dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran terkait isu-isu yang berhubungan dengan pembangunan dunia dan keakuratan sejarah,” ungkap mereka.

Kasus ini mirip dengan Kdrama Joseon Exorcist (2021) yang juga mendapatkan reaksi keras karena mengandung sejarah dan property mirip dengan budaya China. Bedanya, serial ini langsung terhenti di episode 2 dengan sponsor menarik diri, mengakibatkan serial ini berhenti tayang secara keseluruhan.

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 891

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *