Terpilihnya Michael B. Jordan sebagai pemenang untuk kategori Best Actor pada gelaran Oscar 2026. Selain mencatatkan rekor pribadi untuk piala Oscar pertamanya, semakin manis mengingat kemenangan ini memecahkan rekor yang telah berlangsung selama 34 tahun.
Oscar pertama Michael B. Jordan dan rekor 34 tahun
Terakhir kali Academy Awards memberikan penghargaan Best Actor untuk aktor dalam film horor adalah pada tahun 1992. Kala itu, Anthony Hopkins yang tampil mengenaskan sebagai Hannibal Lecter dalam film The Silence of the Lambs (1991) mengungguli Robert de Niro dan Robin Wiiliams.
Kemenangan Jordan memutuskan rekor berusia 34 tahun yang sebelumnya diraih oleh Hopkins. Bahkan sejarah mencatat, baru tiga kali selama 97 tahun sejarah Oscar pemenang aktor terbaik diberikan untuk pemeran dalam film horor.
Selain Hopkins, Fredric March memenangkan Best Actor untuk perannya dalam Dr. Jekyll dan Mr. Hyde pada Oscar ke-5 tahun 1932. Ia pun berbagi penghargaan ini bersama Wallace Beery yang bermain di The Champ (1931).
Academy Awards sepertinya memang menganggap film horor sebelah mata. Mengingat hampir 100 tahun sejarah Oscar, baru dua film horor yang meraih penghargaan Best Picture, yaitu The Silence of the Lambs (1991) dan The Shape of Water (2017).
Dan tahun ini, Oscar juga diberikan kepada Amy Madigan untuk kategori Best Supporting Actress dalam perannya sebagai Aunt Gladys di film Weapons (2025). Mencatatkan sejarah dimana Academy Awards memberikan dua kemenangan untuk film horor dalam kategori akting dalam satu gelaran Oscar.
Kalahkan Timothee Chalamet
Michael B. Jordan jadi salah satu kejutan yang menghiasi gelaran Oscar ke-98 tahun ini. Kemenangannya dalam kategori bergengsi tersebut dikaitkan sebagai ‘Oscar snub’, mengingat sebagian besar pengamat mengunggulkan Timothee Chalamet untuk menyabet gelar ini.
Dengan aktingnya sebagai dua orang disebut-sebut membuatnya memenangkan Oscar pertamanya. Walaupun banyak yang menyebutkan akting Wagner Moura sebagai dua karakter tak kalah mengagumkan. Wagner memerankan Armando, seorang mantan peneliti yang menjadi pemberontak di rezim dictator Brazil era 70-an dan sebagai Fernando, anak dari Armando.
Namun hal tersebut tak mengurangi hype yang ditimbulkan oleh Jordan bersama Sinners. Kolaborasi keempat Jordan dan Ryan Coogler setelah Fruitvale Station (2013), Black Panther (2018), dan Black Panther: Wakanda Forever (2022) ini menyabet total tiga penghargaan.
Ryan Coogler meraih kemenangan yang sudah diprediksi untuk kategori Best Original Screenplay. Sementara Autumn Durald Arkapaw memenangkan kategori Best Cinematography dan menjadi wanita pertama yang meraih Oscar untuk kategori ini.