Efek visual Cats yang – bisa dibilang – mengerikan menambah penderitaan film yang dikritik tidak memiliki plot yang padat itu. Karena itu, Universal pun meng-update visual efeknya dan mengirimnya ke bioskop-bioskop… lagi. Ini adalah kali pertama sebuah film mendapatkan peningkatan beberapa saat setelah ditayangkan di bioskop.
Pembaruan yang diberikan bisa diunduh oleh bioskop pada 22 Desember dari server satelit Universal. Sementara bioskop yang tidak dapat mengunduh langsung akan mendapatkan film tersebut dalam hard drive pada 24 Desember. Universal bahkan menolak berkomentar terhadap perubahan ini.
Peningkatan gambar dan visual efek tentu saja tidak berpengaruh banyak pada keuntungan yang didapatkan Universal. Musikal bertabur bintang ini hanya mendapatkan $40 juta secara global, bandingan dengan anggaran fantastis $100 juta, belum ditambah dengan biaya pemasaran.
Masalah efek visual Cats
Masalah terlihat bahkan sebelum film ini merilis trailer yang kontroversial tersebut. Produksi dimulai pada Desember 2018 dan berakhir pada April. Waktu 5 bulan dalam jadwal paska produksi terbilang ketat untuk film yang mengandalkan efek visual yang banyak dan komplek. Belum lagi setiap karakter harus mendapatkan sentuhan digital berlatarkan gabungan set panggung dan CGI. Rumit.
Ketika trailer pertama Cats ditayangkan 18 Juli 2019, serangan bertubi-tubi datang. Hollywood Reporter melaporkan ada beberapa pengerjaan pendesainan ulang. Termasuk karakter Bustopher Jones yang diperankan James Corden mendapatkan tampilan yang lebih komedi bersama kumis dan bulu yang lebih panjang.
Pada saat film ini dirilis, sumber mengungkapkan pada THR bahwa pengerjaan efek visual terlambat, Pengerjaan suara pun dilaporkan turut mengalami keterlambatan. Hooper sendiri mengakui pengerjaan film selesai kurang dari 48 jam sebelum pemutaran perdana di London.
Laporan THR mengatakan Hooper terus menyesuaikan efek visual bahan, meskipun tak mengubah kontennya. “Saya kira tidak ada perubahan konten,” jelas sumber tersebut. “Menyempurnakan, sebagian besar hal detail kecil. … Menyempurnakan performa aktor yang Anda lihat, memperbaiki pencahayaan, menyempurnakan integrasi (perpindahan gambar).”
Padahal studio yang menangani visual efek Cats bukan kaleng-kaleng. Pengerjaannya dilakukan oleh dua rumah VFX yang dimiliki Technicolor; MPC (berkantor pusat di London), dan Mill Film (berpusat di Adelaide, Australia). Keduanya dibantu studio lain, termasuk di India dan MPC Vancouver yang baru saja ditutup.
Terlepas semua kritikannya, Cats masuk dalam daftar pilihan untuk pertimbangan nominasi Visual Efek Terbai dalam Oscar 2020. Tapi setelah nge-bomb di box office dan mendapatkan ulasan buruk C+ dari CinemaScore (nilai 5/10 dari Mariviu), Universal menarik film ini dari laman website “For Your Consideration”.
Tapi Cats masih akan menjadi bagian dalam Golden Globes pada 5 Januari dimana lagu “Beautiful Ghost: oleh Lloyd Webber dan Taylor Swift dinominasikan sebagai Best Original Soundtrack. Cat juga mendapatkan nominasi untuk kategori Motion Picture Sound Editors pada Golden Reel Award 19 Januari mendatang.