Gaji Animator di Jepang Kalah Dibandingkan dengan Pegawai McDonald?

Dalam perkembangannnya, gaji animator di jepang masih tergolong rendah. Dengan tingkat ketelitian dan stress yang didapatkan, bekerja menjadi animator maupun pekerja animasi di Jepang tidak terlalu menyenangkan.

Dilansir dari Kotaku.com, ketimpangan ini ditemukan ketika P.A Works, studio yang pernah membuat anime Shirobako, membuka lowongan dalam situs resminya untuk posisi animator untuk project spring. Project ini masih belum diketahui apakah anime, movie, OVA maupun ONA. Dari yang bisa disimpulkan, gaji untuk animator ini tidak terlalu bagus, jika dibandingkan dengan rata-rata gaji untuk pekerjaan lain di Jepang.

Proses pembuatan anime dalam Shirobako

Via Kotaku

Hal ini sangat menarik karena project lama P.A Works, yaitu Shirobako, merupakan sebuah anime yang bercerita tentang proses pembuatan anime. Mulai dari proses perencanaan per episode, mendapatkan script per episode, mengubah script tersebut menjadi storyboard lalu gambar dan akhirnya ditambahkan background serta dijadikan animasi. Belum lagi post production dengan Voice Dubbing dan efek musik.

Untuk animator baru, gaji yang ditawarkan adalah 770 Yen (Rp. 90.000) per jam. Jika kita bekerja dalam 8 jam sehari dan 260 hari setahun, total gaji yang kita dapatkan adalah sekitar Rp. 15 Juta sebulan. Terkesan mahal dan mewah untuk ukuran Indonesia. Tetapi jika dibandingkan dengan biaya hidup dan kebutuhan di Jepang, gaji sebesar ini tergolong rendah.

Pegawai Minmarket di Jepang

Via Financial Times

Lalu, jika dibandingkan dengan gaji pegawai minimarket (atau Indomaret di Indonesia), mereka mendapatkan 900 yen per jam dan bisa sampai 1100 Yen untuk shift malam. Jika dikumpulkan, dalam sebulan mereka bisa mendapatkan sekitar Rp. 20 Juta. Apalagi jika kita melihat gaji untuk pegawai sekelas McDonald di Jepang yang bisa mendapatkan 980 Yen sampai dengan 1225 Yen untuk shift malam. Jika kalian berminat menjadi pegawai McDonald di Jepang, dalam sebulan kalian bisa mendapatkan total Rp. 24 Juta dalam sebulan

Bisa dibilang jika gaji sekelas animator dan pekerja animasi di Jepang sama dengan standar pekerja bawah yang mendapatan gaji minimum. Bukan rahasia umum lagi jika bekerja di bidang animasi, oleh orang Jepang sendiri, kerap dibandingkan dengan kerja paksa dan mengeksploitasi pekerja.

Animator di Jepang

Via Youtube

Walaupun bisnis anime dan manga merupakan bisnis yang paling populer di Jepang, tidak selalu membuat pekerja yang berada dalam bisnis tersebut bisa menikmati hasilnya. Hal ini bisa kita lihat dengan banyaknya keluhan dari pekerja anime, baik itu dalam rumah produksi anime, creator, maupun penulis manga itu sendiri. Sistem kerja Jepang yang sangat workaholic bisa menjelaskan itu semua.

Hal yang mengejutkan adalah, gaji P.A. Works sudah lebih besar dibandingkan dengan gaji rata-rata animator di Jepang!

Menurut hasil survey yang dilakukan Kotaku, rata-rata gaji animator di Jepang tergolong sangat rendah. Berdasarkan data survey dari 759 animator oleh Japan Animation Creators Association, gaji rata-rata mereka hanya 90.000 smpai dengan 95.000 Yen per bulan, setara dengan Rp. 10 sampai 11 Juta Rupiah.

Studio P.A. Works

Via Kotaku

Setidaknya, lingkungan dan nuansa kantor P.A. Works terlihat sangat nyaman. Selain itu, studionya terletak di daerah pinggiran kota yang membuat biaya hidup disana menjadi lebih rendah.

Tertarik untuk menjadi animator di P.A. Works?

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.