Home > Film > Review The Last House (2026): Premis Bagus, tapi Dipenuhi Plot Hole & Third Act Berantakan
REVIEW

Review The Last House (2026): Premis Bagus, tapi Dipenuhi Plot Hole & Third Act Berantakan

2.5 / 5

Horor

Reviewed by

poster The Last House

Sutradara kenamaan Louis Leterrier menggandeng Wagner Moura dan Greta Lee dalam film horor thriller berlandaskan fiksi ilmiah tentang keluarga yang terjebak di dalam rumahnya. Premisnya menarik untuk sekelas film Netflix, tapi sayangnya dipenuhi dengan plot hole dan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab.

Sinopsis The Last House

Keluarga Jason (Wagner Moura) dan Anne (Greta Lee) dan kedua anaknya, Ruh (Riley Chung) dan Graham (Noah Alexander) tiba-tiba terkunci di rumah mereka. Melalui jendela, mereka mengetahui bahwa hal ini terjadi pada semua orang di sekitar mereka.

Ketika Jason mencoba untuk memecahkan kaca jendela, kaca yang retak kembali seperti semula. Seakan-akan badai menciptakan pembatas yang menghalangi orang di dalam rumah untuk ke luar atau malah menghalangi sesuatu untuk masuk ke dalam rumah.

Hari berganti hari, hingga berbulan-bulan mereka bertahan. Persediaan makanan yang menipis membuat mereka harus berbuat sesuatu, termasuk menumbuhkan makanan mereka sendiri. Dan si kecil Ruth menyadari bahwa ada yang tak biasa dengan hujan yang turun.

Terjebak di rumah sendiri

The Last House menggabungkan berbagai genre menjadi satu. Sutradara Louis Leterrier memadukan supernatural horor dengan fiksi ilmiah dan thriller survival tentang orang-orang yang terjebak di dalam rumah mereka sendiri.

Premisnya sendiri punya daya tarik yang unik: keluarga yang terperangkap di dalam rumah dan harus mencari cara untuk bertahan hidup dengan persediaan yang terbatas. Namun sayangnya eksekusinya yang acak-acakan membuat film ini hanya menjadi tambahan lainnya di entri film horor Netflix yang beragam.

Noah Alexander Sosnowski, Greta Lee, Riley Chung, dan Wagner Moura dalam film The Last House
via Netflix

Paruh pertama ceritanya tak terlalu buruk. Letterier menghadirkan cerita tentang keluarga yang saling menguatkan di saat-saat terpuruk. Mengingatkan kembali masa-masa lockdown di zaman COVID-19 beberapa waktu lalu. Tanpa internet dan harus melewati hari-hari dengan melakukan berbagai hal supaya tidak merasa bosan.

Film ini pada dasarnya menyuguhkan hiburan melalui pengalaman menegangkan di tengah kecemasan akan kondisi lingkungan saat ini. But the stakes are not high. Keluarga Jason terlalu bahagia untuk orang-orang yang seharusnya frustasi karena mendekam di dalam rumah berbulan-bulan.

Editing-nya terasa kasar. Terlebih di babak ketiga, beberapa adegan malah terasa memusingkan ketimbang memperlihatkan para karakter berjuang menghadapi ketakutannya. Belum lagi CGI yang terkesan murahan dari entitas ‘monster’ yang datangnya tak disangka-sangka.

Banyak pertanyaan tak terjawab

Leterrier merupakan sineas Prancis berpengalaman yang menggarap bermacam-macam genre, mulai dari The Transporter (2002) sampai aksi superhero The Incredible Hulk (2008) dan Fast X (2023). Jadi tak heran jika film ini punya kombinasi dari banyak genre, tanpa ada yang bersinar di antaranya.

Greta Lee dan Warner Moura merupakan dua aktor yang terkenal berkat emosi dan kualitasnya di genre drama. Meski dengan akting yang tak perlu diragukan lagi, keduanya tak bisa mengangkat film yang terasa gabungan dari berbagai hal menjadi satu.

kelurga Jason dalam film The Last House 2026
via Netflix

Film ini memang tak menyia-nyiakan waktu untuk masuk ke dalam inti cerita. Meskipun begitu, ada banyak pertanyaan yang masih belum terjawab. Apalagi ending yang ambigu dan terasa tiba-tiba. Apakah mereka menghadapi alien, monster laut yang bermutasi akibat kerusakan iklim, atau entitas supernatural lainnya.

Memang, film ini kehilangan taringnya pada babak ketiga. Ditutup dengan bagian akhir yang terkesan open ending, jika tak bisa dibilang happy ending. Bisa jadi Leterrier mencoba untuk memberikan seberkas harapan bagi keluarga ini. Atau bahkan jadi cara Netflix mempersiapkan sekuel jika film ini memikat banyak penonton.

Film The Last House tak bisa menjawab ekspektasi yang muncul dengan trailer dan paruh pertama yang menarik. Semuanya jatuh berantakan akibat plot cerita yang dipenuhi pertanyaan dan third act yang terlalu di luar dugaan. Jika film ini dirilis beberapa tahun lalu, mungkin pengalamannya bisa lebih menyenangkan ketimbang dirilis saat ini.

poster film The Last House

GENRE

Horor

AKTOR

Greta Lee, Wagner Moura

SUTRADARA

Louis Leterrier

TANGGAL RILIS

07/08/2026

The Last House

RATING

Facebook
X Platform
LinkedIn
WhatsApp
Threads

About Reviewer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *