Review Film Migration (2023): Film Akhir Tahun dengan Vibe Liburan

Film Migration jadi film kedua Illumination tahun ini setelah sukses besar dengan The Super Mario Bros. Movie (2023). Menyajikan cerita yang ringan dari tontonan berdurasi pendek, cocok bagi kamu yang ingin membawa anak-anak merasakan pengalaman menonton di bioskop.

Sinopsis film Migration

Tinggal dengan nyaman di sebuah kolam di New England, Mack (Kumail Nanjiani) merupakan seekor bebek Mallard, atau bebek liar yang penakut dan tak pernah keluar dari lingkungannya. Meski sang istri, Pam (Elizabeth Banks) ingin melihat dunia.

Gwen, Uncle Dan, Mack, Pam, dan Max di film Migration
via Illumination

Ketika kelompok bebek yang sedang bermigrasi singgah ke kolam mereka, Mack akhirnya setuju untuk bermigrasi sebelum musim dingin. Ia lalu mengajak Pam serta kedua anak mereka, Dax (Caspar Jennings) dan Gwen (Tresi Gazal) bersama Paman Dan (Danny DeVito).

Perjalanan mereka tak mulus, hingga mereka tersesat di New York dan bertemu dengan pemimpin burung merpati di Central Park, Chump (Awkwafina), serta Delroy (Keegan-Michael Key), burung Scarlet macaw yang bermimpi untuk kembali ke kampung halamannya, Jamaika.

Tontonan keluarga

Setelah The Super Mario Bros. Movie yang membangkitkan nostalgia dan menyasar penonton dewasa, Illumination mengangkat kisah bertemakan keluarga yang cocok ditonton untuk anak-anak di musim liburan ini.

Mack, Gwen, Pam, dan Max Mallard
via Illumination

Sama seperti judulnya, film Migration menceritakan tentang keluarga Mallard, yang tak pernah bermigrasi seumur hidup mereka, akhirnya mencoba untuk berpetualang dan menemukan banyak hal baru yang mempererat hubungan mereka sebagai sebuah keluarga.

Menyasar anak-anak, maka jangan heran jika film ini dibuat seringan mungkin dengan visual cerah bagaikan sebuah tontonan di musim panas. Masih menggunakan format yang baku, membuat ceritanya terlalu formulatif dan terkadang membosankan bagi penonton dewasa.

Dipenuhi dengan komedi receh yang sedikit receh, tapi bisa bikin senyum simpul. Yah, setidaknya disesuaikan pas dengan target filmnya, sih. Dibarengi dengan musik yang menyenangkan, walau memang tak ada yang terlalu memorable.

Gwen dan Max Mallard
via Illumination

Illumination tak perlu diragukan lagi punya kemampuan memberikan sebuah cerita ringan dan menarik perhatian, khususnya didukung oleh cara mereka menyematkan karakter yang menggemaskan. Di film ini hadir dalam karakter Gwen.

Begitu pula dengan durasinya yang tergolong singkat, hanya 93 menit, cukup untuk menyajikan perjalanan penuh warna dengan komedi slapstik bagi penonton anak-anak yang mungkin akan berisik dan tak betah duduk diam jika film ini dibuat lebih panjang.

Cerita untuk anak-anak

Film Migration disutradarai oleh Benjamin Renner yang terkenal berkat karya-karyanya di bidang animasi, seperti Ernest & Celestine (2012) serta April and the Extraordinary World (2015). Ia menggandeng Mike White yang pernah menulis cerita The School of Rock (2003) hingga series The White Lotus (2021-2022).

Gabungan keduanya sayangnya masih belum memberikan percikan magis yang membuat film ini berbeda dibandingkan animasi lainnya. Sub plot yang dihadirkan oleh Benjamin dan Mike tak ubahnya seperti animasi TV mingguan yang ditonton di kala senggang.

Kumail Nanjiani sebagai Mack Mallard
via Illumination

Yah, sekali lagi, film yang ditujukan untuk penonton dari usia 8 tahun ke atas ini memang tak terlalu menarik bagi penonton dewasa. Terlihat dari ceritanya yang dibuat sangat mudah dimengerti dan mengusung tema yang tak terlalu berat.

Sehingga tak heran jika film ini lebih cocok untuk hiburan semata bagi keluarga. Tanpa mengangkat pesan berat, bandingkan dengan Rio (2011 & 2014) yang membahas tentang burung-burung yang hampir punah.

Tak perlu menunggu post credit, tapi bagian akhir menyajikan sedikit teaser untuk sekuel dari film ini. Jika memang Illumination ingin mengembangkan franchise baru yang menyasar segmen penonton yang lebih kecil ketimbang Minions maupun Sing.

keluarga Mallard di film Migration
via Illumination

Film Migration hadir di akhir tahun memberikan sebuah tontonan yang lumayan mengasyikan bagi keluarga. Tanpa durasi panjang, kamu bisa menonton film dengan anak-anak, terpukau dengan gemerlap dan keindahannya, lalu melanjutkan jalan-jalan ke tempat selanjutnya.

Genre: Animasi

Sutradara: Benjamin Renner

Penulis Naskah:  Mike White

Pemain: Kumail Nanjiani, Elizabeth Banks, Danny DeVito

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 853

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *