Entelekey Media bekerja sama dengan Tiger Pictures menghadirkan film Warung Pocong. Mengusung genre horor komedi, film ini menggambarkan realita masyarakat yang akan melakukan segala cara untuk keluar dari situasi sulit.
Sinopsis film Warung Pocong
Ceritanya berpusat pada tiga sekawan, Kartono (Fajar Nugra), Sadana Agung (Agus), dan Makmur (Randhika Jamil). Mereka bertiga masing-masing dihadapkan oleh berbagai masalah finansial. Mereka bertemu dengan Karno, pria tua yang menawarkan sebuah pekerjaan dengan gaji yang besar di sebuah desa.
Merasa terdesak dan tak punya pekerjaan, mereka akhirnya menerima pekerjaan tersebut. Untuk pertama kalinya mereka bertiga bertemu di Desa Lali Jiwo dan bekerja di bawah Nyai Sari dan Pak Semedi serta anak mereka, Arundari.
Semua berjalan normal ketika mereka pertama datang dan bekerja di Warung Sari. Hingga Kartono merasakan sesuatu yang aneh. Mereka lalu mendapat teror gaib dari sosok pocong yang membuat mereka ketakutan. Kartono dan yang lainnya lalu mencari tahu misteri apa yang terjadi pada desa tersebut.
Horor komedi untuk hiburan
Dengan premis yang sederhana dan cerita yang ringan, Bendolt sebagai sutradara mengungkapkan bahwa film ini dipersiapkan untuk dinikmati berbagai kalangan masyarakat. Apalagi dengan genre horor yang jadi primadona di kalangan masyarakat umum.
Dari segi horornya, film ini banyak menonjolkan jumpscare dan penampakan pocong yang menyeramkan. Walaupun masuk ke dalam kategori horor komedi, namun sosok pocong yang ditampilkan cukup seram dan tiba-tiba muncul secara close up untuk menakuti penonton.
Selain itu, ada banyak momen lainnya yang mencekam. Memberikan kesan seram yang tak kalah dari film horor lainnya. Sareefa Danish sebagai Nyi Mas Sari tak perlu diragukan lagi untuk menonjolkan momen seram di sepanjang cerita.
Tetapi semuanya disandingkan dengan adegan-adegan komedi, termasuk komedi situasi dari para pemeran utama. Baik Fajar Nugra, Sadana Agung, dan Randhika Jamil sepertinya memang dipersiapkan sebagai sosok komedi di dalam film ini.
Ketiganya pun dipersiapkan untuk dijadikan sebagai icon dari film-film Entelekey Media. Tak menutup kemungkinan film ini akan dijadikan sekuel atau Entelekey akan menggunakan format yang sama seperti Warkop DKI dan Agak Laen dalam mengembangkan universe Fajar-Sadana-Randhika.
Selain tiga trio pemeran utama, film ini juga dibintangi oleh aktor kawakan Tanah Air. Nama-nama seperti Shareefa Danish, Teuku Rifnu Wikana, Arla Ailani, Kiki Narendra, dan Whani Dharmawan siap menyapa penonton dalam film yang akan tayang mulai 9 April 2026 mendatang.