Starvision membuka kembali kisah keluarga Sri melalui horor Kafir: Gerbang Sukma. Kesan horor dengan tambahan gore semakin memesona setelah kehadiran karakter baru yang diperankan oleh Arswendy Bening Surya dan Mutia Datau.
Sinopsis film Kafir: Gerbang Sukma
Kembali disutradarai oleh Anzhar Kinoi Lubis, film ini melanjutkan kisah keluarga Sri yang dibintangi oleh Putri Ayudya. Ceritanya dimulai delapan tahun setelah film pertama, dimana dua anaknya, Andi (Rangga Azof) dan Dina (Nadya Arina) telah melanjutkan kehidupan mereka.
Dina telah lulus sekolah dan kini bekerja sebagao intern di sebuah firma hukum. Sedangkan Andi melanjutkan usaha tebu yang ditinggalkan oleh bapaknya dan menikah dengan Rani. Rani sendiri diperankan oleh Asha Assancao yang tahun lalu melakukan debut film perdananya melalui Tak Ingin Usai Di Sini.
Mereka berempat pergi ke rumah Kakek dan Nenek, diperankan dengan menawan oleh Arswendy Bening Sukma dan Mutia Datau. Kembali ke rumah masa kecilnya, Sri menguak berbagai misteri mengenai dendam kesumat yang menaungi keluarganya.
Sekuel yang lebih mencekam
Anzhar memang jadi salah satu sutradara yang paling prolific selama tahun 2025. Tercatat ada tujuh film, dimana semuanya masuk ke dalam kategori horor, rilis di Indonesia tahun lalu. Beberapa diantaranya yaitu Pengantin Setan, Petaka Gunung Gede, sampai Mama: Pesan dari Neraka.
Anzhar juga kembali mengusung genre horor pada Gerbang Sukma, namun memasukkan unsur gore dengan adegan-adegan berdarah dan menjijikkan. Memberikan kesan yang cukup berbeda ketimbang film pertama.
Upi dibantu oleh ko-penulis, Dea April dalam debut kepenulisan film pertamanya. Upi mengungkapkan bahwa mereka membedah karakter Sri lebih mendalam. Ia digambarkan sebagai sosok ibu yang ingin bertanggung jawab atas masalah yang dialami oleh anak-anaknya.
Horor yang dihadirkan terasa mencekam, sebagian besar bertumpu pada karakter Kakek dan Nenek yang creepy. Akting Arswendy dan Mutia jadi tambahan yang menyenangkan untuk film ini. Berhasil memberikan kesan tak mengenakan bagi penonton di sepanjang durasi film.
Sayang eksekusi dan alurnya tak cukup dinamis untuk membuat ceritanya kuat sampai akhir. Menarik, tapi misteri yang dibawakan mudah untuk dibaca. Termasuk ending yang bisa dibilang terlalu cepat tanpa klimaks yang menantang.
Film Kafir: Gerbang Sukma menunjukkan bahwa tak ada yang baik dalam urusan dendam turun temurun. Menjadikannya sekuel yang melampaui pendahulunya, tersedia bagi penonton di bioskop Tanah Air mulai 29 Januari 2026 mendatang.