Ada hal yang menarik pada trailer ketiga dan terakhir dari Justice League. Trailer terbaru yang memberikan nuansa merah pada sebagian besar trailer sepanjang 3 menit lebih ini sangat berbeda dibandingkan dengan trailer yang pernah kita lihat sebelumnya.
Film tentang satuan tugas pahlawan DC ini merupakan film pertama yang menjelaskan tentang awal terbentuknya Justice League yang dihuni oleh Batman (diperankan oleh Ben Affleck), Superman (Masih diperankan Henry Cavill), Wonder Woman (si seksi Gal Gadot), the Flash (walaupun awalnya disangsikan oleh beberapa fans, akhirnya tetap diperankan oleh Ezra Miller), Aquaman (Badass Jason Momoa yang terkenal berkat perannya di Game of Thrones), dan Cyborg (Ray Fisher yang lebih dikenal sebagai Muhammad Ali pada drama off-broadway ‘Fetch Clay, Make Man’).
Tentunya, film ini merupakan live action kelompok pahlawan DC yang sebenarnya sudah tertinggal lebih dulu oleh Marvel dengan Avengernya. Karena merupakan film pertama, fans DC masih menerka apa yang akan ditonjolkan oleh film ini (selain kembalinya Gal Gadot menjadi Wonder Woman).
Beberapa fans mencoba melihat beberapa kemungkinan plot yang akan ditampilkan, dengan memperhatikan trailer terakhir yang berbeda dengan trailer sebelumnya. Anggapan bahwa film ini akan berbeda setelah kepergian Zack Synder dikarenakan masalah keluarga yang dialaminya bisa dilihat dari perbedaan nuansa trailer terakhir.
Film yang akan ditayangkan pada November depan dirumorkan memiliki perbedaan suasana dan ending yang dilakukan oleh Josh Whedon selaku sutradara penganti. Akan tetapi, perbedaan ini tidak terlalu mengganggu. Karena sejatinya, Joss Wheldon merupakan orang dibalik naskah dan dialog yang ada pada Justice League.
Selain itu, para pemain juga tidak mempermasalahkan duality of director dimana Gal Gadot, pada majalah Empire yang mengangkat isu Justice League mengatakan, “Ini adalah film Zack Snyder. Joss hanya melakukan reshoot selama beberapa minggu. Dia merupakan orang Zack dan tahu apa yang diinginkan Zack. Dia [Joss] memiliki visi yang indah.”
Selain itu, Ben Affleck juga menyatakan bahwa Justice League merupakan ‘produk menarik oleh dua sutradara.’ Selain itu, dia juga menapik Justice League akan seperti Avengers, “Joss bukan hanya seorang sutradara Avengers. Dia merupakan pencerita yang baik. Titik. Di akhir, josh datang dan menyesuaikan diri, serta memberikan perbedaan tipis tentang sensitibilitas, suasana, dan arahan.”
Nuansa merah yang terlihat pada trailer terbaru Justice League dirumorkan memiliki elemen keterikatan pada DC Comics keluaran 1995 yang merupakan crossover komik berjudul Crisis on Infinite Earth. Darkseid dan para Apokoliptian mencoba untuk mengubah bumi menjadi Apokolips baru. Salah satunya, dalam satu episode the Superman: Animated Series, pasukan Darkseid mengaktifkan system tenaga nuklir yang membuat volkano di seluruh dunia menjadi aktif dan menyemburkan vulkano ke permukaan bumi yang membuat langit menjadi merah.
Hal ini mempengaruhi kekuatan Superman karena langit merah bisa menghalangi pancaran sinar matahari yang menjadi sumber kekuatan Superman. Selain itu, penggunaan bahan kimia Chernobyl bisa menjadi elemen penting dalam film ini.
Beberapa fans komik DC memberikan istilah langit merah (red sky) pada beberapa arc dalam komik. Salah satunya pada event TV series Supergirl’s Invansions! di seaon ke 2.
Akan tetapi, kita tidak bisa menerka secara pasti apa yang terjadi pada Justice League secara pasti sebelum melihat film ini pada bioskop tanggal 17 November nanti.