Dipasarkan dengan tajuk “Satu-satunya film Lebaran yang Bahagia”, Visinema Pictures baru saja menyelenggarakan press screening film Na Willa. Ditulis dan disutradarai oleh Ryan Adriandhy, film ini menghadirkan nostalgia tentang masa anak-anak yang penuh dengan rasa ingin tahu dan kebahagiaan.
Sinopsis film Na Willa
Sukses dengan Jumbo (2024), Ryan kembali hadir dengan film keluarga yang hangat dan menyentuh. Berlatar tahun 60-an, Na Willa merupakan adaptasi dari novel populer terbitan tahun 2012 karya Reda Gaudiamo.
Ceritanya berpusat pada Willa yang diperankan oleh Luisa Adreena, seorang gadis kecil berusia enam tahun yang tinggal di sebuah gang di pinggiran kota Surabaya. Ia bersama teman-temannya di Geng Krembangan menyusuri gang, pasar, serta bermain layangan dan kelereng di lapangan luas.
Selain Luisa, film ini dibintangi oleh Irma Rihi dan Juniot Liem sebagai ibu dan ayah Willa. Sedangkan pemeran anak-anak lainnya termasuk Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, dan Arsenio Rafisqy.
Buat anak-anak dan penonton dewasa
Tak hanya sebuah tontonan bagi anak-anak, Ryan mengungkapkan bahwa film ini akan membawa penonton dewasa mengulang kembali nostalgia masa kanak-kanak. Termasuk menghadirkan kegembiraan sederhana yang sering terlupakan.
Ceritanya dibawakan secara dinamis, penuh dengan kisah-kisah masa kecil yang mungkin sudah terlupakan di tengah gempuran sosial media dan modernisasi. Film ini disebut akan menghadirkan momen hangat dan penuh kebahagiaan di momen Lebaran.
Tak ada plot yang kompleks atau villain yang begitu jahat, film ini mengalir dengan lembut. Kisahnya terlampau hangat, memberikan nostalgia masa kecil dalam adegan-adegan yang universal. Mempertontonkan keseharian Willa dan teman-temannya, serta mengulas dialog-dialog ajaib yang sering terdengar di pertemanan anak-anak.
Meski dilihat sebagai film yang realis, ada banyak adegan imajinasi yang diperlihatkan. Termasuk pertanyaan-pertanyaan yang menggelitik khas anak-anak, menjawab berbagai rasa penasaran yang mungkin nyeleneh dan tak terduga.
Dikembangkan jadi IP
Visinema Studios memang terkenal sebagai rumah produksi yang menelurkan film-film yang berbeda dari pasar Tanah Air. Setelah Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020), hingga Mencuri Raden Saleh (2022) sampai 24 Jam Bersama Gaspar (2023), Na Willa datang sebagai drama yang pas ditonton bersama keluarga.
Memang tak banyak film yang ditujukan untuk anak-anak dalam beberapa tahun terakhir. Film ini juga dipersiapkan untuk memberikan dampak positif dan sebagai ruang emosional untuk anak dan orang tua.
Visinema sepertinya tak hanya akan menghadirkan Na Willa sebagai film saja. Mengingat Herry B. Salim selaku produser eksekutif film sekaligus CEO Visinema Studios mengungkapkan bahwa film ini bisa dijadikan sebagai Intellectual Property (IP) yang bisa dikembangkan.
“Industri film Indonesia membutuhkan IP lokal yang kuat dan berkelanjutan, serta lebih banyak konten yang ramah bagi anak dan keluarga,” jelas Harry kepada media.
Film Na Willa dipersiapkan untuk tayang pada masa-masa Lebaran, tepatnya mulai tanggal 18 Maret 2026. Dengan premis dan ceritanya yang menyenangkan, film ini jadi salah satu andalan dan rekomendasi kami untuk musim Lebaran yang padat dan penuh persaingan.