Rekomendasi Film Aksi Terbaik buat Kamu yang Ngefans The Furious

The Furious emang punya pengalaman nonton film aksi yang brutal dari awal sampai akhir. Buat yang tertarik dengan film aksi full throttle kayak ini, deretan film yang penuh sama orang baku hantam ini bisa jadi pilihan. Dari Indonesia, Korea, sampai Hong Kong, ini daftar film aksi terbaik yang wajib masuk watchlist kamu.

1. The Shadow Strays (2024)

Sutradara: Timo Tjahjanto
Pemeran: Aurora Ribero, Hana Malasan
Durasi: 144 Menit
Tayang di: Netflix

Garapan Timo Tjahjanto ini mengikuti “13” (Aurora Ribero), pembunuh bayaran remaja yang membelot dari organisasinya demi menyelamatkan seorang anak. Koreografer Muhammad Irfan dan Trisna Irawan, yang juga langganan menggarap film-film Timo, bikin tiap adegan berdurasi panjang tapi tetap intens dan believable.

Roger Ebert menyebutnya “nonstop carnage” yang tetap impresif secara visual. Yang paling keren tentu saja klimaks antara Ribero dan Hana Malasan sebagai salah satu duel satu-lawan-satu emosional tapi tetap menawan. Film ini bahkan dinobatkan sebagai Film Bela Diri #1 tahun 2024 oleh Taekwondo Life Magazine.

2. Monkey Man (2024)

Sutradara: Dev Patel
Pemeran: Dev Patel, Sharlto Copley, Sikandar Kher
Durasi: 121 Menit
Tayang di: Prime Video/Catchplay+

Siapa sangka Dev Patel yang dulu bocil pemenang kuis kini bisa bikin film aksi yang mumpuni? Mirip John Wick yang punya gaya noir tapi disandingkan dengan mitologi India. Patel sendiri mengaku bahwa ia enghabiskan lebih dari 12 tahun menggodok naskahnya, dan sampai cedera kaki serta tangan patah demi adegan aksinya sendiri.

Terinspirasi legenda Hanuman, Monkey Man mengikuti seorang pria tanpa nama yang balas dendam ke pemimpin korup yang membunuh ibunya. Meraih skor sempurna 100% di Rotten Tomatoes usai tayang perdana di SXSW 2024, dengan gaya bertarung yang dipengaruhi Bruce Lee, Sammo Hung, sampai sinema Korea.

3. Ballerina (2023)

Sutradara: Lee Chung-hyun
Pemeran: Jeon Jong-seo, Kim Ji-hoon, Kim Mu-yeol
Durasi: 93 Menit
Tayang di: Netflix

Jeon Jong-seo, yang dikenal lewat Burning, kembali berkolaborasi dengan sutradara Lee Chung-hyun (The Call) di film revenge-thriller Korea ini. Ia berperan sebagai Ok-ju, mantan pengawal yang memburu balas dendam atas kematian sahabatnya. South China Morning Post menyebutnya “eksperimen neon dan darah yang lugas”. 

Jong-seo yang memang sering memerankan gadis urakan bikin film ini bersinar. Ia bahkan melakukan sendiri sebagian besar pertarungan setelah menjalani pelatihan yang intens. Adegan klimaksnya yang menampilkan Jeon melakukan rap penuh emosi jadi salah satu momen paling berani dan diingat penonton.

4. Furie (2019)

Sutradara: Lê Văn Kiệt
Pemeran: Ngô Thanh Vân
Durasi: 97 Menit
Tayang di: Netflix

Ngô Thanh Vân berperan sebagai Hai Phượng, mantan anggota geng yang harus mengejar penculik anaknya sendiri sampai ke Saigon. Disutradarai Lê Văn Kiệt, film ini sukses jadi film Vietnam terlaris sepanjang masa saat rilis. Membuktikan bahwa sinema aksi Vietnam bisa bersaing di panggung internasional.

Mungkin merupakan film yang paling mirip The Furious, dimana pemeran utama harus mengejar penculik anaknya, Adegan paling ikoniknya adalah baku hantam di atas gerbong kereta yang sedang melaju, memadukan ketegangan lokasi sempit dengan koreografi cepat khas hand-to-hand combat.

5. The Night Comes for Us (2018)

Sutradara: Timo Tjahjanto
Pemeran: Iko Uwais, Joe Taslim
Durasi: 121 Menit
Tayang di: Netflix

Duet Joe Taslim dan Iko Uwais paska The Raid kembali bikin sinema Tanah Air bersorak. Sayangnya cuma dirilis langsung untuk Netflix tanpa pernah sekalipun menginjak bioskop. Tapi ini masih disebut sebagai salah satu film aksi paling brutal dan berdarah-darah yang pernah dibuat.

Garapan Timo Tjahjanto ini mengisahkan mantan anggota Triad yang harus melindungi seorang anak dari mantan rekan-rekannya sendiri. Setidaknya perilisan di Netflix membantu TNCfU memperkenalkan sinema laga Indonesia ke penonton global.

6. SPL 2 / Kill Zone 2 (2015)

Sutradara: Soi Cheang
Pemeran: Wu Jing, Tony Jaa
Durasi: 120 Menit
Tayang di: Prime Video

Meski pakai angka “2”, film ini sebenarnya bukan sekuel langsung dari SPL/Kill Zone (2005). Karya Soi Cheang ini berbagi judul dan memanggil dua aktor di film sebelumnya, Wu Jing dan Simon Yam, tapi memerankan karakter yang sama sekali berbeda.

Chan Chi-kit (Wu Jing) jadi polisi menyamar yang penyamarannya terbongkar dan dikirim ke penjara di Thailand yang dikuasai bos narkoba Hung Mong-Gong (Louis Koo), dalangnya sindikat perdagangan organ. Di penjara inilah Chi-kit berteman dengan sipir Chatchai (Tony Jaa), yang punya anak sekarat butuh transplantasi.

Koreografi laganya digarap Chi Li Chung, ketua tim stuntman Jackie Chan yang juga pernah menggarap Ip Man: Final Fight. Hasilnya memadukan gaya Muay Thai keras Tony Jaa dengan wire-fu khas Hong Kong Puncaknya di perkelahian penjara 2 lawan 1 antara Wu Jing dan Tony Jaa melawan sipir kejam Zhang Jin.

7. The Man from Nowhere (2010)

Sutradara: Lee Jeong-beom
Pemeran: Won Bin, Kim Sae-ron, Kim Hee-won
Durasi: 119 Menit
Tayang di: iQIYI

Won Bin memerankan mantan agen misterius yang jadi pemilik toko gadai, terpaksa turun tangan menyelamatkan anak tetangganya dari sindikat perdagangan organ dan narkoba. Memperkenalkan Kim Sae-ron yang meraih penghargaan Baeksang untuk Best New Actress, film ini juga jadi peran terakhir Won Bin hingga saat ini.

Won Bin dan Kim Sae-ron dalam The Man from Nowhere
via CJ Entertainment

Disutradarai Lee Jeong-beom, film ini jadi salah satu box office terbesar ketika perilisannya. Dipuji habis-habisan berkat koreografi pertarungan pisau di babak akhirnya yang jadi salah satu adegan paling dikenang di perfilman aksi Korea, selain Choi Min-sik dengan pertarungan di lorong versi Old Boy (2003).

8. Ip Man 2 (2010)

Sutradara: Wilson Yip
Pemeran: Donnie Yen, Sammo Hung
Durasi: 108 Menit
Tayang di: iQIYI, Netflix

Donnie Yen kembali sebagai Ip Man. Kali ini di Hong Kong era 1949, di mana ia harus membuka sekolah Wing Chun di tengah persaingan sengit sesama master kung fu lokal. Hingga akhirnya berhadapan dengan petinju Inggris arogan bernama Twister (Darren Shahlavi) yang meremehkan bela diri Tiongkok.

Disutradarai Wilson Yip, koreografi aksinya kembali digarap Sammo Hung yang juga tampil sebagai Master Hung Chun-nam, rival sekaligus penguji Ip Man. Dua adegan jadi paling diingat: duel di atas meja bundar antara Ip Man dan Master Hung untuk menentukan kelayakan mengajar Wing Chun di Hong Kong, dan tawuran besar-besaran di pasar ikan yang oleh IMDb disebut “salah satu adegan laga skala besar terbaik yang pernah dibuat”.

9. Crank: High Voltage (2009)

Sutradara: Mark Neveldine, Brian Taylor
Pemeran: Jason Statham, Amy Smart, Dwight Yoakhan
Durasi: 96 Menit
Tayang di: Prime Video

Jason Statham kembali sebagai pembunuh bayaran Chev Chelios. Di akhir film pertama, ia sudah “mati” jatuh dari helikopter, tapi dibangunkan ulang dengan jantung buatan bertenaga baterai. Mirip Iron Man, tapi ia harus selalu disetrum (literary) ketika baterai jantungnya sudah mulai habis.

Jason Statham dan Amy Sweet dalam film Crank High Voltage
via Lionsgate

Disutradarai duo Mark Neveldine dan Brian Taylor, film ini terkenal lewat gaya syuting kamera video genggam yang liar serta kekerasan dan komedi yang sengaja dibikin berlebihan sampai ke titik tak masuk logika. Bukan film buat semua orang, tapi buat pencinta aksi absurd penuh darah, ini salah satu contoh paling di genrenya.

10. Ong Bak (2003)

Sutradara: Prachya Pinkaew
Pemeran: Tony Jaa, Petchtai Wongkamlao, Pumwaree Yodkamol
Durasi: 108 Menit
Tayang di: Prime Video

Film yang melambungkan nama Tony Jaa ke panggung dunia. Ceritanya tentang Ting (Jaa), pemuda dari desa yang harus mengejar kepala patung Buddha suci bernama Ong-Bak yang dicuri orang kota. Disutradarai Prachya Pinkaew, film dengan bujet cuma $1,1 juta ini berhasil meraup $20,1 juta di box office dunia.

Tony Jaa dalam film aksi terbaik Ong Bak 2003
via Sahamongkol Film International

Fight koreografi oleh legenda Panna Rittikrai, mentor yang melatih Tony Jaa sejak usia 15 tahun. Film ini bahkan melakukan seluruh stunt tanpa wire maupun CGI. Tony Jaa melakukan sendiri semua aksinya, termasuk adegan kejar-kejaran ikonik melompati mobil, menerobos lingkaran kawat berduri, sampai berlari di atas kepala para penjahat.

11. Wheels on Meals (1984)

Sutradara: Sammo Hung
Pemeran: Jackie Chan, Sammo Hung, Yuen Biao
Durasi: 104 Menit
Tayang di: iQIYI, Netflix

Trio legendaris “Three Brothers” — Jackie Chan, Sammo Hung, dan Yuen Biao — tampil bareng di komedi aksi Hong Kong yang syuting langsung di Barcelona, Spanyol. Keputusan ini dilakukan mengikuti jejak Bruce Lee di Way of the Dragon untuk syuting di luar Hong Kong.

Film aksi terbaik yang tak lekang oleh zaman. Ceritanya tentang dua sepupu, Thomas (Jackie Chan) dan David (Yuen Biao), pemilik food truck di Barcelona yang terseret masalah detektif gadungan Moby (Sammo Hung) mencari seorang ahli waris yang diincar sindikat kriminal.

Jackie Chan dan Benny Urquidez dalam film aksi terbaik Wheels on Meals 1984
via Golden Harvest

Sammo Hung menyutradarai keseluruhan film, tapi koreografi aksinya justru digarap langsung oleh Jackie Chan sendiri. Adegan paling melegenda adalah duel final antara Chan melawan juara kickboxing sungguhan Benny “The Jet” Urquidez — pertarungan yang bahkan diakui Jackie Chan sendiri dalam otobiografinya sebagai duel terbaik sepanjang kariernya. Tapi duel Yuen Biao melawan juara karate Keith Vitali jadi highlight tersendiri. 

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 880

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *