REVIEW

Review Final Destination Bloodlines (2025): Seri Terbaik?

4 / 5

Horor

Reviewed by

poster film Final Destination Bloodlines

Film Final Destination Bloodlines membawa kematian-kematian tak terduga ke layar lebar setelah vakum selama 14 tahun. Dibuat lebih segar untuk penonton baru, tapi masih mempertahankan nostalgia dan adegan sadis yang bikin kepikiran bahkan setelah film berakhir seperti film-film sebelumnya.

Sinopsis film Final Destination Bloodlines

Pada tahun 1968, Iris bersama tunangannya Paul menghadiri pembukaan Sky View Restaurant Tower. Ia mendapatkan firasat bahwa pecahan lampu gantung akan memecahkan lantai kaca, menyebabkan kebocoran dan memicu ledakan besar yang menyebabkan menara runtuh.

movie steel di film Final Destination Bloodlines 2025
via Warner Bros.

Di masa sekarang, Stefani Reyes (Kaitlyn Santa Juana) dihantui mimpi buruk tentang firasat Iris, neneknya yang berhubungan dengan kecelakaan di tower tersebut. Ternyata neneknya berhasil melarikan diri sehingga tidak termasuk ke dalam orang-orang yang meninggal pada kecelakaan itu.

Namun, kematian kini mengejar mereka, menargetkan keturunan dari orang-orang yang selamat. Stefani harus menemukan cara untuk memutus siklus ini sebelum keluarganya menjadi korban berikutnya.

Film terbaik dari waralaba Final Destination

14 tahun sudah sejak Final Destination 5 (2011) dirilis, Bloodlines kembali menghadirkan petaka-petaka mematikan melalui berbagai cara yang tak disangka-sangka. Memberikan rasa takut hingga membuat paranoid kepada penonton bahkan ketika film sudah berakhir.

Bloodlines datang tanpa formula yang berbeda. Begitu pula adegan kematian yang disampaikan dalam film ini tak lebih gore dibandingkan iterasi sebelumnya. Penonton disodorkan cerita yang lebih ringan, tetap dibalut twist, serta pesan moral sebagai pengingat untuk tetap hidup dan kematian terkadang terjadi secara absurd tak tertebak.

pemeran film Final Destination Bloodlines 2025
via Warner Bros.

Sutradara Adam Stein dan Zach Lipovsky berhasil mempertemukan antara cerita yang padat dengan kematian-kematian (yang terkadang konyol dan tak disangka-sangka) sebagai ciri khas waralaba Final Destination. Kematian bisa datang secara tak terduga lewat hukum fisika dan benda-benda yang bisa ditemukan di sekitar kita.

Selain kembalinya Tony Todd, sebagian besar karakter di film ini merupakan aktor baru. Dari segi plot, semuanya masih menggunakan stereotip dari karakter film horor standar yang naif dan terkadang lelet. Yah, nikmati saja bagaimana keputusan-keputusan mereka mengarahkan pada adegan-adegan sadis di dalam film.

Dengan cerita yang tak terlalu kompleks, film ini memposisikan diri sebagai pintu masuk bagi penggemar baru. Penonton masih bisa menikmati filmnya tanpa harus memusingkan lima film sebelumnya (ehm Marvel). Tapi penonton lama pun bisa memperhatikan referensi film terdahulu di berbagai bagian di dalam film.

Nostalgia dan pengantar kepergian Tony Todd

Generasi milenial yang tumbuh besar di era 2000-an tentu tak asing lagi dengan kejadian-kejadian aneh yang membuat Final Destination jadi salah satu film yang paling banyak membuat paranoid akan segala hal kala itu. Dan instalasi keenam ini sukses menghadirkan kembali nostalgia tersebut.

Tony Todd sebagai William Bludworth
via Warner Bros.

Selain menjadi sekuel dari FD5, film ini juga hadir sebagai homage sekaligus film terakhir Tony Todd, legenda film horor yang meninggal akibat kanker pada Desember 2024 silam. Ia kembali memerankan William Bludworth, petugas kamar mayat yang memberikan penjelasan tentang Death kepada Reyes dan yang keluarganya.

Sebagai bagian dari franchise berusia 25 tahun, film ini mengupas lebih dalam tentang masa lalu Bludworth. Membantah teori yang sebelumnya berkembang dimana ia merupakan representasi dari Death itu sendiri. Seolah-olah berbicara langsung kepada penonton sebagai penutup yang manis mengantarkan kepergian Tony bersama waralaba yang dicintainya.

Namun film ini masih tetap sama seperti lima film sebelumnya. Pada akhirnya, Bloodlines masih dipenuhi dengan formula layaknya Final Destination sebelumnya. Ada The Monkey (2025) yang sudah lebih dulu dirilis dengan mengusung tema yang sama; horor gore tentang kematian yang tak masuk akal yang kami rasa cukup segar.

Hanya saja penantian panjang memang bikin penasaran. Dengan kembalinya kejadian-kejadian aneh bin ajaib di luar nalar (sekaligus dengan rating Rotten Tomatoes 93%), film Final Destination Bloodlines ini patut jadi destinasi terbaru buat kamu penggemar horor sekaligus penyuka kejutan berdarah-darah.

poster Final Destination Bloodlines

GENRE

Horor

AKTOR

Kaitlyn Santa Juana, Teo Briones, Richard Harmon, Tony Todd

SUTRADARA

Zach Lipovsky, Adam Stein

TANGGAL RILIS

14/05/2025

Final Destination Bloodlines

RATING

Facebook
X Platform
LinkedIn
WhatsApp
Threads

About Reviewer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *