Starvision membawa kembali deretan aktor dan sutradara dalam sekuel Kafir: Gerbang Sukma. Membawa kembali pemeran-pemeran sebelumnya, film kedua membuka tabir misteri yang menyelubungi keluarga Sri sejak film pertama.
Sinopsis film Kafir: Gerbang Sukma
Sri (Putri Ayudya) beserta dua anaknya, Andi (Rangga Azof) dan Dina (Nadya Arina) kembali melanjutkan kehidupan setelah tragedi yang mereka lalui. 8 tahun berlalu, Dina kini memulai karirnya sebagai pengacara magang dan Andi menikah dengan Dina (Asha Assuncao) melanjutkan usaha tebu milik bapaknya.
Ketika kedua anaknya telah menata kembali kehidupan mereka, Sri masih terus waspada dan memagari rumah mereka menggunakan jimat. Hingga suatu hari Sri dihubungi oleh Kakek (Arswendy Bening Swara) bahwa Nenek (Mutia Datau) jatuh sakit.
Sri, Andi, Rani, dan Dina bergegas pulang ke rumah Kakek dan Nenek untuk menjenguk mereka. Tanpa mereka sadari, ini merupakan langkah awal yang membuka dosa masa lalu, perjanjian dengan iblis, dan berbagai misteri lainnya.
Dua karakter baru yang jadi pembeda
Anzhar Kinoi Lubis kembali sebagai sutradara setelah memimpin film sebelumnya, Kafir: Bersekutu dengan Setan (2018). Begitu pula tiga pemeran utama, Putri Ayudya, Rangga Azof, dan Nadya Arina tetap memerankan keluarga Sri yang kini telah bertambah dewasa.
Berbeda dengan film pertama, sekuel ini mengusung gaya gore yang lebih kentara. Teror horor yang sebelumnya hanya fokus pada jump scare sekarang dibuat lebih ke arah psikologis yang menampilkan kesan-kesan tak mengenakkan bagi penonton.
Kehadiran Arswendy dan Mutia jadi pembeda yang sangat signifikan. Kedua aktor kawakan tersebut menghadirkan penampilan yang menyeramkan, creepy, dan bikin perasaan tak enak. Apalagi Anzhar banyak menggunakan close-up shot yang jelas memperlihatkan wajah karakternya.
Sementara karakter lama yang kembali, seperti Putri, Nadya dan Rangga mendapatkan karakter yang lebih kompleks. Bahkan penonton juga bisa menjumpai Indah Permatasari yang sebelumnya berperan sebagai Hanum di film pertama.
Karakter Sri yang kini digali lebih dalam, kini menanggung beban dan harus bertanggung jawab terhadap dari dosa masa lalu yang dilakukan oleh keluarganya. Cocok dengan nuansa misteri yang menggiring penonton membuka rahasia-rahasia dari keluarga Sri.
Ritual Gerbang Sukma
Edisi pertama Bersekutu dengan Setan yang dirilis pada tahun 2018 lalu mampu meraih lebih dari 500 ribu penonton. Buat kamu yang penasaran tentang cerita sebelumnya, film pertama ini sudah bisa ditonton di layanan streaming Tanah Air.
Sementara di sekuelnya, Anzhar mengupas ritual gerbang sukma yang menjadi inti film ini. Elemen ritual jadi pondasi misteri bagi penonton untuk menguak apa yang sebenarnya terjadi pada keluarga Sri.
Dalam kepercayaannya, gerbang sukma akan terbuka ketika purnama, sehingga bahwa sosok yang mati akan kembali bangkit. Ritual ini memberi tahu siapa dan kenapa, sekaligus menjelaskan dosa dan hutang yang dilakukan Sri kepada iblis.
Jika film pertama memiliki ending yang merujuk pada potensi film kedua, sayangnya hal ini tak ditemukan di sekuel. Tapi tak menutup kemungkinan Starvision akan menghadirkan film ketiga atau prekuel maupun spin-off untuk melanjutkan semesta Kafir ini.
Film Kafir: Gerbang Sukma jadi sekuel yang lebih menarik ketimbang pendahulunya. Beralih dari jumpscare ke dalam kisah horor psikologis yang mencekam berkat dua karakter baru yang ‘menggendong’ keseluruhan film.