Review Film The Grinch – Lebih Manusiawi dengan Konteks 2018

Pertama kali diluncurkan dalam bentuk buku ilustrasi dengan cerita berima oleh Theodore Seuss Geisel, film The Grinch merupakan adaptasi setelah animasi spesial pada 1966 dan versi film berjudul sama yang dibintangi oleh Jim Carrey. Kali ini, The Grinch menampilkan Benedict Cumberbatch yang menyumbang suaranya sebagai Mr. Grinch dengan alunan merdu dari Pharrel Williams sebagai narator.

The Grinch kesal
via Universal

Sesuai dengan cerita yang dikembangkan Illumination, film The Grinch memang cocok dinikmati oleh anak-anak, di luar sana. Tentunya anak-anak Indonesia masih harus bisa membaca dulu agar mengerti film ini. Kecuali bagi yang sudah fasih dengan bahasa Inggris sebagai bahasa keduanya (hal yang normal untuk anak-anak high-class di Tanah Air). Secara keseluruhan, film ini dibuat menyenangkan dan menghibur dengan humor dan komedi slaptik khas film anak-anak.

Sebagai penonton dewasa, tidak ada kesan khusus ketika menonton film ini. Bahkan beberapa kritikus mengungkapkan film ini tidak “terlalu mengesankan”. Tentu saja, sebagai film yang diperuntukan bagi penonton anak-anak dan keluarga, cerita yang ringan dan komedi yang mudah dicerna menjadi kekuatan film ini.

Tapi tentu saja tidak hanya ini. Jika ditelaah lebih dalam lagi, hal yang ingin disampaikan oleh film The Grinch adalah pesan moral tentang kehidupan sosial serta tak lupa semangat Natal dari versi orisinil karya Dr. Seuss sendiri. Sebagai salah satu penulis cerita anak, ia juga seorang politisi, penyair, dan pembuat film. Dan The Grinch menularkan pesan kehidupan yang mungkin sesuai dengan kehidupan kita saat ini.

film The Grinch 2018
via Universal

Grinch tidak hanya makhluk hijau yang menyendiri dari keributan kota Whoville. Grinch melambangkan kita semua. Bagaimana kita ingin mengurung diri dari konsumerisme-nya masyarakat di kehidupan sosial atau berdiam di kamar mencoba melupakan semua hal buruk yang pernah terjadi. The Grinch masuk ke dalam kehidupan 2018 tanpa meninggalkan versi asli 1957-nya.

Bahkan mungkin dari semua pesan moral yang diberikan oleh The Grinch untuk anak-anak, yang paling menonjol adalah bagaimana film ini menunjukan bahwa manusia adalah makhluk sosial. You are not supposed to live by yourself. In the end, you need someone to help you.

The Grinch kecil
via Universal

Secara umum, memang Illumination tidak mengubah cerita secara garis besar. Karena itu, menonton film ini sama saja dengan adaptasi Grinch sebelumnya. Tetapi mengembangkan buku ilustrasi sepanjang 30 halaman menjadi 86 menit, karakter Grinch dibuat lebih manusiawi dengan memberikan latar belakang kenapa ia bisa membenci Natal.

Intinya, film ini memang tidak menyasar penonton dewasa dan lebih memperhatikan pengembangan cerita untuk anak-anak yang sesuai dengan konteks saat ini. Dan jika ingin menonton film ini, baiknya mengajak pasangan atau keponakan untuk sekedar memberikan penjelasan dan menyisipkan pesan moral setelah keluar dari bioskop. Jangan menonton film ini sendiri, sepi rasanya.

Rating: 3/5


Genre: Animasi, Family

Sutradara:  Yarrow Cheney, Scott Mosier

Penulis: Michael LeSieur

Bintang:  Benedict Cumberbatch, Cameron Seely, Rashida Jones

Avatar photo
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Articles: 853

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *