Categories
Editor Choice Film Review

Review Film The Witcher: Nightmare of the Wolf (2021): Dunia The Witcher Tanpa Geralt of Rivia

Sebelum musim kedua dari kisah Geralt of Rivia, film The Witcher: Nightmare of the Wolf merupakan tontonan apik bagi penggemar waralaba karya Andrzej Sapkowski ini. Tapi berbeda dengan serial TV-nya, film anime ini tidak mengangkat cerita Geralt of Rivia.

Anime ini menceritakan tentang Vesemir (Theo James), seorang remaja yang menjadi pelayan/budak. Ketika ia menyaksikan bagaimana Deglan (Graham McTavish), seorang Witcher membasmi monster yang merasuki tuannya, dia pun ingin mencari kejayaan dan uang dengan menjadi seorang Witcher.

Vesemir dalam Nightmare of the Wolf
via Netflix

Selang bertahun-tahun setelahnya, Vesemir tumbuh menjadi seorang Witcher pembunuh monster yang disegani. Hingga suatu saat dia bertemu kembali dengan Tetra (Lara Pulver), seorang penyihir yang ingin membasmi Witcher.

Dunia The Witcher versi animasi

Diadaptasi dari semesta The Witcher milik Sapkowski, film ini menggunakan naskah yang ditulis oleh Beau DeMayo yang juga terlibat dalam seri live action Netflix yang diperankan oleh Henry Cavill. Vesemir merupakan seorang Witcher, pemburu monster yang ditugaskan untuk melacak makhluk mematikan yang berada di kerajaan Kaedwen.

Deglan dalam film The Witcher: Nightmare of the Wolf
via Netflix

Mirip dengan seri live action-nya, anime ini menceritakan cerita dalam berbagai latar waktu. Ada dua fokus narasi yang diberikan; yang pertama adalah masa kecil Vesemir yang bertemu Deglan, lari dari perbudakan untuk berpetualang, mendapatkan kejayaan dan tentu saja uang.

Narasi selanjutnya mengungkapkan kisah masa Vesemir yang tetap menawan meski sudah berusia 70 tahun. Termasuk kisahnya dengan teman masa kecilnya, Illyana dan bagaimana dia berhubungan dengan anak-anak yang nantinya menjadi Witcher.

Animasi digambarkan dengan lembut namun tetap memberikan kesan tegas dan gore yang tak kalah dari serialnya. Berbagai adegan menunjukkan betapa brutalnya pelatihan untuk menjadi Witcher dan menjelaskan bagaimana seseorang bisa menjadi pemburu monster.

BACA JUGA  Review Film Abominable (2019): Premis Usang Ditolong Animasi dan Indahnya Tiongkok
Vesemir The Witcher
via Netflix

Aksi epik dari animasi yang mulus tentu saja tidak mengherankan. Mengingat anime ini dibuat oleh Studio Mir, tim yang sama di belakang anime populer lainnya seperti The Legend of Korra. Jika pertempuran dalam live action terkesan berat, versi animasinya terlihat cepat, dinamis, dan tetap kejam dengan anggota badan yang terpotong dan darah yang memancar.

Mengungkap rahasia Witcher

Seluruh adaptasi dari The Witcher, baik dalam versi buku, game, maupun live action yang siap menghadirkan musim keduanya, semuanya memiliki satu kesamaan, yaitu fokus pada cerita protagonis utama, Geralt of Rivia.

Tapi berbeda dengan Nightmare of the World. Spin-off ini merupakan prekuel yang menceritakan tentang mentor Geralt, Vesemir, pada masa mudanya. Terlebih karakteristik Vesemir sangat berbanding terbalik dengan Geralt: flamboyan, cuek, dan rakus dengan segala kenikmatan dunia.

Vesemir dan Tetra
via Netflix

Film ini menawarkan cerita yang lebih segar dibandingkan adaptasi lainnya. Diperuntukkan bagi fans The Witcher, Nightmare of the World memperkenalkan kisah baru namun tetap menawan dalam menjelajah berbagai misteri yang terdapat dalam semesta The Witcher.

Di antaranya pelatihan untuk menjadi Witcher yang brutal. Dimana seseorang dipaksa untuk menjadi Witcher karena profesi ini tergolong berbahaya. Sehingga tak sedikit Witcher yang menyimpan trauma, entah melepaskannya seperti Vesemir, atau menyimpan rasa sakit seperti Geralt.

Nightmare of the Wolf masih tetap membawa dunia The Witcher yang kompleks dan abu-abu; tidak ada pembagian “baik” maupun “buruk” dengan karakter Vesemir yang sangat dinamis. Tentu saja tetap dengan scene bathtub yang menjadi ciri khas waralaba ini.

Vesemar dalam film The Witcher: Nightmare of the Wolf
via Netflix

Film ini siap menjadi set up yang akan memberikan gambaran mengenai Vesemir yang jauh lebih tua dan mungkin lebih bijaksana. Meletakkan pondasi akan hubungan mentor dan anak didiknya yang dipercaya siap digali lebih dalam pada The Witcher musim kedua Desember 2021 nanti.

BACA JUGA  Review Film Project Power (2020): Sudah Bosan dengan Cerita Manusia Super?

Film The Witcher: Nightmare of the Wolf merupakan iterasi anyar bagi penggemar yang ingin menikmati semesta The Witcher. Memanfaatkan ranah aksi yang efisien serta pertarungan yang padat dan lebih banyak darah, yang mungkin tidak bisa diberikan oleh versi live action-nya.

Genre: Animasi, Petualangan

Sutradara: Kwang Il Han

Penulis Naskah: Beau DeMayo

Pengisi Suara: Theo James, Lara Pulver, Jennifer Hale

Rekomendasi Film
7.5/10

Summary

Film The Witcher: Nightmare of the Wolf merupakan iterasi anyar bagi penggemar yang ingin menikmati semesta The Witcher. Memanfaatkan ranah aksi yang efisien serta pertarungan yang padat dan lebih banyak darah, yang mungkin tidak bisa diberikan oleh versi live action-nya.

By Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Leave a Reply