poster Juvenile Justice 2022
Drakor, Review, Serial TV

Review Kdrama Juvenile Justice (2022): Kenakalan Remaja dari Sudut Pandang Berbeda

Satu lagi yang baru dari Netflix, Kdrama Juvenile Justice menceritakan isu mengenai kenakalan remaja yang semakin meresahkan. Serial 10 episode ini menggambarkan berbagai jenis masalah yang dihadapi oleh generasi muda didukung dengan beragam nilai-nilai kehidupan.

Sinopsis Kdrama Juvenile Justice

Hakim Shim Eun-seok (Kim Hye-soo) yang mengurus peradilan anak dipindahkan ke divisi yang tidak hanya menangani kasus perlindungan remaja, tapi juga kasus kriminal yang melibatkan remaja dan anak-anak. Ia dikenal tegas dan tak segan-segan memberikan hukuman maksimal bagi setiap kasus yang ditanganinya.

pemeran Kdrama Juvenile Justice 2022
via Netflix

Ia bekerja di bawah hakim ketua Kang Won-joon (Lee Sung-min) yang populer, sering tampil di televisi, dan sedang digaet oleh partai politik sebagai calon untuk pemilu legislatif. Ada pula Cha Tae-joo (Kim Moo-yeol), hakim muda yang sangat peduli pada anak-anak karena memiliki masa lalu sebagai korban KDRT.

Eun-seok yang sangat tegas mendapatkan pertentangan dari Won-joon dan Cha Tae-joo. Berbagai masalah pun berdatangan dari kasus-kasus yang mereka hadapi. Tapi pada akhirnya, mereka bertiga ingin memberikan yang terbaik dan keadilan bagi seluruh remaja yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kasus realistis kenakalan remaja

Dibandingkan dengan sinetron di Indonesia, Kdrama memang menawarkan beragam topik dan tema yang berbeda-beda. Walaupun sebagian besar jatuh pada gaya cinta-cintaan, ehm Forecasting Love and Weather (2022), tapi ada beberapa serial yang memang fokus pada tema yang ditawarkan.

Misalnya drama yang dibintangi oleh aktris berusia setengah abad ini. Kim Hye-soo berperan sebagai seorang hakim wanita yang mengurusi masalah-masalah maupun tindak pidana yang dilakukan oleh anak-anak dan remaja. Tujuannya hanya satu, membuat mereka tunduk dan tidak bermain dengan hukum hanya karena mereka masih muda.

Kim Hye-soo sebagai Shim Eun-sook
via Netflix

Secara pengertian, Juvenile Justice merupakan peradilan anak, yaitu sistem hukum dan kebijakan yang dimaksudkan untuk mengatur pelaku pelanggaran hukum yang belum dewasa. Pelanggaran tersebut diklasifikasikan sebagai tindak pidana yang bisa dituntut hukuman serta pelanggaran yang hanya membutuhkan pengawasan atau dikirim ke lembaga sosial.

Serial ini fokus pada kenakalan hingga kejahatan yang berujung pada kriminalitas yang dilakukan oleh remaja dan anak-anak. Menampilkan beragam isu sosial yang marak terjadi, bukan hanya di Korea, tapi di seluruh dunia, membuat serial ini semakin relatable.

Lee Sung-min dan Kim Moo-yeol
via Netflix

Ada beberapa isu yang diangkat, seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang, prostitusi di bawah umur, KDRT, hingga pemerkosaan remaja. Meski tak begitu kentara, tapi ada adegan di dalam serial ini bisa memicu masalah mental bagi orang-orang yang rentan.

Pendekatan yang sangat realistis menjadi daya tarik dari serial Juvenile Justice. Beberapa kasus terasa sangat dekat dengan kehidupan di dunia nyata. Namun sudut pandang yang berbeda bisa menjadi obat penawar yang membedakan serial ini dibandingkan narasi lainnya.

Kisah baru dengan format lama

Kim Hye-soo sudah lama dikenal sebagai aktor serba bisa yang dengan mudah membawa gaya aksi dan thriller dalam serial dan film yang dibintanginya. Tatapan mata yang menusuk tajam dan gaya pembawaan yang tenang menjadi senjatanya. Kombinasi yang menyeramkan sebagai hakim, atau sekadar dosen pembimbing.

Chemistry antara hakim Shim dan hakim Cha menghiasi setiap episode. Karakteristik mereka yang berlawanan saling mengisi dan menghadirkan konfrontasi yang dinamis. Di mana keduanya terjebak dalam masa lalu yang mengasah setiap tindakan dan pandangan mereka terhadap remaja yang melakukan kejahatan.

Kim Hye-soo di Kdrama Juvenile Justice
via Netflix

Pertentangan antara Eun-seok dengan Won-joon yang ingin menyelesaikan kasus dengan tenang untuk menaikkan namanya dan Tae-joo yang ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak menjadi poin penting dalam dinamika persidangan yang terjadi.

Tak begitu banyak ruang untuk komedi. Hong Jong-Chan selaku sutradara dan Kim Min-Seok yang menulis naskah fokus pada pertentangan moral yang terjadi di persidangan; memberikan kelapangan karena pelaku masih remaja atau menghukum seberat-beratnya untuk memberikan kesan jera lebih baik dilakukan.

Korea Selatan masih unggul dalam menawarkan drama yang menyayat hati serta cerita-cerita mengenai logika, keadilan, serta kepercayaan. Ketiganya dicampur dengan apik melalui 10 episode yang mengusut beberapa kasus perseorangan hingga institusi.

Kim Moo-yeol sebagai Cha Tae-joo di Netflix
via Netflix

Format Kdrama yang sangat mudah ditebak masih menjadi jurang terjal yang memisahkan serial ini dibandingkan seri Amerika lainnya. Alur keseluruhan musim praktis merupakan copy-paste dari semua seri drama asal Korea. Bagi penggemar Kdrama pasti sudah bisa menebak arah kasus dan keseluruhan narasi dengan mudah.

Dari awal hakim Shim yang misterius bertemu dengan hakim Cha yang dermawan dan berjiwa sosial, keduanya akhirnya saling mengisi dan mempengaruhi. Hingga akhirnya karakter lain bermunculan dan mengungkap apa yang menyebabkan hakim Shim sangat membenci remaja yang melakukan kejahatan.

Bukan tontonan sekali lalu

Layaknya serial Korea milik Netflix lainnya, Juvenile Justice langsung menawarkan satu musim dalam 10 episode. Sama dengan Squid Game (2021) maupun My Name (2021), serial ini sepertinya dipersiapkan untuk binge-watching.

Hanya saja ceritanya bukan untuk semua orang. Di mana plot penuh intrik tanpa disuguhi oleh komedi untuk sekadar melepas lelah, termasuk format yang tak jauh berbeda dibandingkan serial Korea lainnya masih membuat serial ini bukan tontonan yang bisa dinikmati sekali lalu.

Kim Moo-yeol dalam serial Juvenile Justice
via Netflix

Yang membuatnya menarik untuk diikuti tentu saja karena memberikan narasi yang berbeda dalam mengungkap apa yang terjadi pada generasi muda dalam sudut pandang penegak hukum. Betapa beratnya menjatuhkan hukuman yang adil dan berimbang tanpa pandang bulu.

Kdrama Juvenile Justice memberikan tontonan yang mungkin terasa berat, tapi masih menyenangkan untuk diikuti. Mengungkap berbagai kasus kenakalan remaja yang terasa nyata dan bisa menjadi perbincangan atau bahkan kontroversi hangat di negara asalnya.

Genre: Drama, Criminal

Jumlah Episode: 10

Sutradara: Hong Jong-Chan

Pemeran: Kim Hye-Soo, Kim Moo-Yul, Lee Sung-Min

Rekomendasi Serial TV
7/10

Summary

Kdrama Juvenile Justice memberikan tontonan yang mungkin terasa berat, tapi masih menyenangkan untuk diikuti. Mengungkap berbagai kasus kenakalan remaja yang terasa nyata dan menimbulkan perbincangan atau bahkan kontroversi yang hangat di negara asalnya.

Leave a Reply