Review Film Yesterday (2019): Surat Cinta untuk The Beatles

Inggris adalah The Beatles dan Lily James!

ulasan film Yesterday

Setelah penggemar Queen mendapatkan Bohemian Rhapsody, penggemar The Beatles akhirnya memiliki film Yesterday. Meskipun tidak menceritakan tentang perjalanan hidup band legendaris asal Liverpool tersebut, namun setidaknya penggemar bisa bernostalgia dengan sebagian besar lagu-lagu idola mereka yang masih populer hingga saat ini.

Menceritakan penyanyi sekaligus penulis lagu Jack Malik (Himesh Patel) yang sudah ‘manggung’ di kafe-kafe kecil hingga trotoar menyanyikan lagu-lagu The Beatles selama 10 tahun. Hanya teman-teman dan sang manajer Ellie (Lily James) yang selalu datang untuk menonton dan menghiburnya.

Jack Malik dan Ellie dalam film Yesterday 2019
via Universal Pictures

Namun semuanya berubah ketika dia ditabrak bus. Terbangun dari koma, dia menyadari bahwa hanya dia sendiri yang mengingat lagu-lagu The Beatles. Hidup Jack berubah 180 derajat ketika ia mulai menyanyikan lagu band legendaris itu hingga akhirnya Ed Sheeran pun merekrutnya sebagai penyanyi pembuka di konsernya.

Nostalgia penggemar The Beatles

Nama The Beatles sangatlah besar, tidak hanya di Inggris, tapi dunia. Premis tentang ketiadaan John, Paul, George dan Ringo membentuk band fenomenal tersebut sangat menarik, karena ada banyak budaya populer yang bisa hilang tanpa adanya band yang dibentuk pertama kali pada 1960 ini.

review film yesterday indonesia
via Universal Pictures

Memang tidak sama dengan Bohemian Rhapsody yang menonjolkan perjalanan awal Queen sambil menunjukkan apa yang terjadi di ‘balik layar’. Tapi Yesterday setidaknya memperdengarkan kembali dan bernostalgia dengan lagu-lagu The Beatles dari masa ke masa. Buat penggemar garis keras, dipastikan kalau film ini wajib ditonton.

Mengenai cameo, ada sosok yang akan membuat seisi bioskop (terlebih bagi penggemar berat The Beatles) riuh. Siapakah dia?

Referensi pop culture musik dan Inggris

Dengan tema musik, ada banyak referensi di sepanjang cerita tentang ketiadaan The Beatles dan berbagai grup musik lainnya. Salah satunya ketika Ellie menyebutkan bahwa ia sudah lama menyukai Jack ketika ia pertama kali menyanyikan “Wonderwall” milik Oasis ketika mereka masih sekolah. Dan tentu saja, ‘tidak ada The Beatles maka tidak akan ada Oasis’ menjadi jokes tersendiri yang cukup menyenangkan dalam film ini.

James Corben dan Jack Malik dalam film Yesterday
via Universal Pictures

Tidak hanya musik, namun referensi pop culture (khususnya dari ranah Britania) juga tersebar di sepanjang cerita. Selain menyebutkan berbagai nama besar dari dunia musik dan pop culture, ada James Corden yang memerankan dirinya sendiri sebagai pembawa acara Late Night Show.

Lalu ada Ed Sheeran yang tampil mengesankan ketika memerankan dirinya sendiri (dengan karakter yang sedikit ngambekan namun masih baik) dan berperan dalam perkembangan karakter Jack serta plot cerita. Tidak hanya merepresentasikan ikon musik masa kini, Ed juga tak menolak ketika ada beberapa jokes tentangnya dan lagunya. Good guy, Ed, isn’t he? Ps: ada lagu baru Ed Sheeran dalam film ini yang memesona.

Gabungan komedi dan kisah menyentuh

Cerita ringan merupakan jualan paling utama dari Yesterday. Perpaduan nostalgia dengan kisah Jack dalam mewujudkan mimpinya membuat dua jam terasa berlalu begitu cepat. Belum lagi ada beberapa twist yang mungkin sebagian bisa diprediksi dan sebagian lagi cukup menyentuh untuk memberikan warna tersendiri terhadap cerita.

Jack Malik dan Ed Sheeran dalm film Yesterday
via Universal Pictures

Ada banyak komedi dan jokes-jokes tentang musik, hingga film dan TV. Semua komedi dirangkum dengan mulus dan dibuat segar serta menjadi bumbu manis cerita. Kapan lagi melihat Ed Sheeran di-diss karena lagu-lagunya?

Penempatan komedi juga tidak berlebihan. Ada banyak pesan dan pelajaran yang bisa diambil dari film ini. Kolaborasi sutradara – penulis Danny Boyle dan Richard Curtis mampu menghadirkan kisah yang menyentuh di balik film Yesterday. Dari awal hingga akhir, kisah Jack mengajarkan kita untuk jujur terhadap diri sendiri. Sebelum semuanya terlambat.

Terlalu ringan?

Ada baiknya tidak melihat trailer terlebih dahulu sebelum menonton film Yesterday. Tidak hanya mengurangi keseruan menikmati cerita, namun kita dibuat berekspektasi adegan mana yang akan muncul. Tak terkecuali dalam film ini dimana beberapa adegan ‘pamungkas’ sudah lebih dahulu terintip, meskipun tidak begitu kentara.

Jack Malik diperankan oleh Himesh Patel
via Universal Pictures

Adapun masalah yang sering terjadi oleh film dengan cerita yang ringan adalah mereka membekas namun dengan mudah memudar. Tak ayal membuat Yesterday terperangkap masalah ini: kurang dalamnya cerita membuat film ini kehilangan sebagian nyawanya. Jika bukan karena pengaruh The Beatles yang menjadi pondasi cerita, apa bedanya film ini dengan film komedi romantis lainnya?

Apakah The Beatles hanya sebuah band?

Satu hal yang cukup mengganggu adalah hilangnya The Beatles hanya digambarkan dengan ungkapan “What If” tanpa dampak yang cukup berarti. Ketiadaan salah satu band terbesar yang diyakini mengubah musik pop di seluruh dunia tidak hanya sekecil hilangnya “Hey Jude” atau “I Wanna Hold Your Hand.”

Premis yang menarik ini sepertinya tidak digali lebih dalam lagi. Harusnya, tidak adanya The Beatles memberi pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan musik pop hingga saat ini. Tanpa band fenomenal tersebut, Ed Sheeran bisa saja menjadi rapper atau bahkan bukanlah musisi pemenang Grammy Awards.

foto lama The Beatles
via Culture Clip

Namun Yesterday tidak harus menjadi mahakarya layaknya The Beatles. Anggap saja sebagian besar cerita sebagai surat cinta yang memesona untuk salah satu band terbesar sepanjang masa itu. Film Yesterday tak ubahnya seperti film komedi romantis lainnya. Tetapi, paling tidak menyatukan lagu-lagu fenomenal dalam sebuah cerita drama komedi romantis bukanlah tugas mudah.

Komposisi skrip Richard Curtis dengan arahan Danny Boyle menyuguhkan cerita yang menarik. Tanpa berbelit-belit, Yesterday menyuguhkan paduan momen komedi dan romansa yang silih berganti. Tentu saja dengan nilai tambah lagu-lagu fenomenal The Beatles. Tidak hanya sebagai pelengkap, namun juga bagian dari plot. Penggemar sejati harus menonton film ini.

Rating: 3.5/5

Genre: Drama, Comedy

Sutradara: Danny Boyle

Penulis: Jack BarthRichard Curtis

Pemain: Himesh PatelLily James,

Review Overview
  • Fans wajib nonton
3.5

Summary

Yesterday tidak harus menjadi mahakarya layaknya The Beatles. Anggap saja sebagian besar cerita bagaikan surat cinta yang memesona untuk salah satu band terbesar sepanjang masa. Yesterday tak ubahnya sebagai film komedi romantis lainnya. Tapi paling tidak, menyatukan lagu-lagu fenomenal dalam sebuah cerita bukanlah tugas yang mudah.

Sending
User Review
( votes)

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.