Review Film My Hero Academia: Two Heroes (2018) – Keren tapi Tidak Terlalu Spesial

review my hero academia: two heroes movie

Boku no Hero Academia atau yang disebut juga dengan My Hero Academia telah menjadi fenomena baru di dunia manga dan anime shounen dan disebut-sebut sebagai calon raksasa seperti Bleach, Naruto dan One Piece, terlepas dari One Piece masih menjadi yang terpopuler saat ini. Lalu bagaimna dengan film My Hero Academia: Two Heroes? Bisa dibilang film serial anime ini keren, tapi tidak terlalu spesial.

Film yang disebut juga dengan Boku no Hero Academia: Futari no Hero ini memiliki opening sequence dan last fight super keren namun dengan plot yang mudah ditebak tapi tetap menyentuh.

Deku bersama All Might pergi ke I-Island untuk mengunjungi teman lama sang Simbol Perdamaian. Di pulau ini, seperti yang bisa kita duga, Deku akan bertemu dengan beberapa teman sekelasnya di Academi Yuuei. Di sini kita bisa melihat film ini mengalami kesusahan membuat alasan bagaimana caranya teman sekelas deku ikut datang ke I-Island.

review film my hero academia: two heroes
Via IMDb

Masalah timbul ketika sekelompok penjahat mengacau dan menyandera para tamu pesta di pulau I-Island yang mengingatkan pada film Die Hard. Penyanderaan itu membuat All Might tidak bisa bertindak gegabah dan harus rela membiarkan Deku dan murid-murid kesayangannya terlibat masalah yang berbahaya.

Film My Hero Academia: Two Heroes dibuka dengan opening sequence yang super asyik di mana kita bisa melihat wujud All-Might muda yang matanya tidak hitam. Aksi All Might membasmi kejahatan diwujudkan dengan animasi keren dan diiringi musik yang luar biasa menyenangkan. Dan adegan pembuka ini sukses menaikkan ekspektasi apa yang akan dihadirkan oleh film ini.

Hanya saja, ekspektasi itu berakhir turun drastis karena kemudian My Hero Academia movie cenderung menghadirkan hal-hal yang telah dieksplorasi di serialnya. Salah satunya seperti bagaimana para murid berdebat panjang apakah mereka harus melawan para villain karena mereka masih anak sekolahan.

review film my hero academia: two heroes indonesia
Via IMDb

Dengan kata lain, selain adegan pembuka dan pertarungan akhir serta latar di I-Island tempat para ilmuan berada, apa yang ditawarkan oleh film ini tidak melebihi yang telah ada di serialnya.

Walaupun begitu, ada juga beberapa hal baru yang bisa kamu temukan di film ini. Seperti karakter baru, yaitu Dave dan Melissa yang cukup menarik, kostum pesta para murid Yuuei, secuil romansa Deku dan Uraraka yang lucu, dan berbagai alat pendukung hero yang menarik.

Dari segi plot, film My Hero Academia: Two Hero menyajikan alur yang cenderung mudah ditebak, bahkan sejak kedatangan Deku dan All-Might di I-Island. Untungnya, cerita latar Dave dan Melissa membuat twist yang sudah tertebak itu menjadi menyentuh dengan menghadirkan kisah persahabatan yang tulus dan warisan All Might kepada Deku.

Ekspektasi yang sudah terlalu tinggi sejak aksi All Might di awal film agaknya bisa diobati oleh final fight yang menegangkan dan epik. Jika kamu berpikir kalau pertarungan sudah usai ketika All Might turun tangan, film My Hero Academia: Two Hero masih memiliki senjata rahasia yang pasti membuat para penggemarnya merinding.

review my hero academia the movie 2018
Via IMDb

Selain itu, nilai plus untuk film ini karena mengikutsertakan teman-teman Deku dalam final fight. Biasanya anime movie kebanyakan hanya menyorot tokoh utama saja di akhir film.

Rating: 3.5/5


Genre: Animation, Action, Comedy

Sutradara: Kenji Nagasaki

Penulis: Kôhei Horikoshi (manga & story), Yôsuke Kuroda (script)

Review Overview
3.5

Kesimpulan

Film My Hero Academia: Two Heroes kurang mampu memenuhi ekspektasi yang terlalu tinggi akibat adegan pembukanya. Untungnya, final fight yang epik cukup mengobati kekecewaan tersebut.

Sending
User Review
5 (1 vote)

Sedang belajar mengedit tulisan di Mariviu.