Review Film Jumanji: The Next Level (2019): Level Baru Kurang Mengejutkan

Level baru meman lebih susah, tapi kurang menegangkan

poster film Jumanji: The Next Level

Kuartet Dwayne Johson, Karen Gillan, Jack Black, dan Kevin Hart kembali dalam dunia Jumanji yang penuh petualangan. Dimeriahkan aktor dan aktris baru, film Jumanji: The Next Level membawa penonton ke cerita komedi fantasi seperti film pertamanya. Menawarkan kisah yang lebih luas, sayangnya kurang ‘efek kejut’ layaknya film pertama.

Setelah Jumanji: Welcome to the Jungle (2017), Fridge (Ser’Darius Blain), Morgan (Martha Kaply), dan Bethany (Madison Iseman) melanjutkan hidup mereka di dunia nyata. Mereka masih sering berkumpul, tetapi tidak dengan Spencer (Alex Wolff). Kuliah dan pekerjaan paruh waktunya di New York membuatnya tak kerasan, hingga dia memutuskan untuk pulang ke rumah ibunya.

lima karakter utama Jumanji
via Sony

Ketika teman-temannya berkunjung ke rumah, mereka menyadari Spencer tidak di rumah. Di ruang bawah tanah, mereka menemukan potongan video game Jumanji yang telah diperbaiki. Fridge dan Martha tiba-tiba terhisap ke dalam dunia Jumanji, bersamaan dengan kakek Spencer, Eddie (Danny DeVito) dan temannya, Milo (Danny Glover).

Sayangnya, hanya Martha yang kembali dalam avatar Ruby Roundhouse (Karen Gillan). Fridge terjebak dalam avatar Prof Sheldon (Jack Black). Menariknya, Eddie dan Milo masing-masing berada dalam karakter Dr. Bravestone (Dwayne Johnson) dan Franklin ‘Mouse’ Finbar (Kevin Hart). Bersama-sama, mereka harus mencari cara untuk menyelamatkan Spencer dan keluar dari Jumanji… lagi.

Petualangan di level baru

Film ini merupakan lanjutan dari dua film Jumanji sebelumnya, versi Robin Williams dan Welcome to the Jungle. Disesuaikan dengan judulnya, film Jumanji: The Next Level menyajikan petualangan yang lebih besar di dunia Jumanji. Dan seperti kebanyakan sekuel lainnya, plotnya dibuat lebih besar. Ada berbagai level baru yang sama sekali berbeda dengan film-film sebelumnya.

pemeran utama terjebak di gurun pasir
via Sony

Indonesia menjadi salah satu negara yang beruntung bisa memutar film ini lebih cepat di bioskop. Dari pemutaran awal di beberapa negara, sebagian besar kritik memuji penampilan Kevin Hart. Komedian ini dianggap sukses memunculkan karakter Milo, diperankan oleh Danny Glover yang dikenal sebagai Roger Murtaugh dalam seri film Lethal Weapon bersama Mel Gibson.

Tampaknya pujian tersebut bukan tanpa alasan. Jika sebelumnya Kevin terlihat memerankan dirinya sendiri dalam Welcome to the Jungle, kali ini dia harus berbicara dengan intonasi yang sangat lambat. Seperti yang diperlihatkan di dalam trailer, karakter Kevin tidak lagi menjadi avatar Fridge.

Kevin Hart dan Dwayne Johnson di gurun pasir
via Sony

Semua karakter lama kembali dengan petualangan baru di dunia Jumanji yang lebih luas. Sedangkan kehadiran karakter baru sangat mempengaruhi tema dan plot film kedua ini. Milo dan Eddie menambahkan kesan dramatis dan melankolis di akhir film. Tak lupa Awkwafina menjadi tambahan yang menyenangkan untuk cerita.

Tema yang lebih dewasa

Dunia yang lebih luas dan petualangan yang lebih besar menghiasi perjalanan kuartet Spencer dan teman-teman. Tentu saja, masalah yang mereka hadapi di dunia nyata semakin berat. Seperti pertemanan yang memudar ketika semuanya memiliki kehidupan masing-masing, atau menjalani transisi dari sekolah ke kehidupan perkuliahan.

tiga pemeran dalam film Jumanji: The Next Level
via Sony

Jika film pertama mengangkat tema berdamai dengan diri sendiri, film kedua fokus pada kesulitan menjadi dewasa dan bertambah tua. Seperti yang disebutkan sebelumnya, kehadiran karakter duo kakek, Eddie dan Milo, menjadi penyambung plot dan tema.

Salah satu adegan yang cukup menarik adalah bagaimana Spencer dan sang kakek berada dalam kamar yang sama. Eddie menceritakan bagaimana terkadang menjadi dewasa bukanlah hal yang mudah, namun masih menjadi masa-masa yang menyenangkan sebelum manusia bertambah tua.

Danny DeVito sebagai Milo
via Sony

Masalah lainnya hadir dari duo Eddie dan Milo. Love-hate relationship menghiasi kedua karakter baru ini. Berumur lebih dari 70 tahun, keduanya masih bertingkah seperti anak kecil. Salah satunya kegembiraan yang dirasakan Eddie ketika berada dalam tubuh Dr. Bravestone. In the end, siapa yang tak suka kembali muda dan bisa melakukan apa saja?

Hilangnya kejutan The Next Level?

Ekspektasi bisa menjadi pembeda dalam menilai sebuah sekuel. Welcome to the Jungle hadir tanpa ekspektasi yang besar, namun langsung menjadi populer. Bahkan mampu bersanding sebagai salah satu film terlaris Sony meskipun harus berhadapan dengan Star Wars: The Last Jedi dalam penayangannya Desember 2017.

Tiga karakter avatar dalam film Jumanji: The Next Level
via Sony

Memang tak mudah membuat sekuel yang mampu melebihi ekspektasi. Apalagi ketika film pertama mendapatkan berbagai ulasan positif, baik dari kritikus maupun secara komersial. Dimana Welcome to the Jungle menjadi film terlaris kelima kala itu. Sekuel dari film yang sukses pasti mendapatkan tekanan yang berat, seperti yang terjadi pada Maleficent: Mistress of Evil, atau Frozen 2.

Dari segi cerita, The Next Level terasa sedikit lemah dari edisi pertama. Perbedaan kesan plot dan cerita tentu saja bisa dirasakan karena tim penulis tak lagi sama. Walaupun sutradara Jake Kasdan kembali dan turut mengembangkan cerita, ada nuansa yang berbeda terasa dari film kedua ini.

Untuk film yang mengedepankan kejutan dan jokes baru, sayangnya kehadiran trailer sedikit mengurangi keseruan film ini. Meskipun tak banyak, tetapi sebagian jokes bisa disaksikan di dalam trailer. Termasuk kehadiran Joe Jonas (yang masih membuat beberapa penonton cewek di bioskop histeris) yang sempat menjadi ‘kartu as’ di film pertama.

via Sony

Kesan menghibur memang masih dipertahankan hingga akhir. Sayang intensitas menuju klimaks melemah sejak pertengahan cerita. Ditambah third act yang hanya jadi pelengkap. Bahkan bisa dibilang intensitasnya masih kalah dibandingkan film pertama. Tapi untuk ukuran film keluarga, cukuplah untuk memberikan hiburan selama dua jam durasinya.

Kali ini, film Jumanji: The Next Level tak hanya memberikan petualangan berbalut komedi di dunia Jumanji yang legendaris. Kehadiran karakter baru menyajikan cerita yang lebih besar dan heart-warming di akhir. Masih banyak kejutan yang diberikan, walaupun tak sesukses film pertama. Plotnya ringan serta cukup menyenangkan ditonton bersama keluarga.

Rating: 7/10

Genre: Aksi, Komedi,

Sutradara: Jake Kasdan

Penulis: Jake Kasdan, Jeff Pinkner, Scott Rosenberg

Pemeran: Dwayne JohnsonJack BlackKevin Hart, Karen Gillan

Review Film
  • 7/10
    Film Oke - 7/10
7/10

Summary

Kali ini, film Jumanji: The Next Level tak hanya memberikan petualangan berbalut komedi di dunia Jumanji yang legendaris. Kehadiran karakter baru menyajikan cerita yang lebih besar dan heart-warming di akhir. Masih banyak kejutan yang diberikan. Plotnya ringan serta cukup menyenangkan ditonton bersama keluarga. Walau tak lagi mengejutkan seperti film pertama.

Sending
User Review
0/10 ( votes)
Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.