Review Film Good Boys (2019): Komedi Nakal, Tapi Penting untuk Orang Tua

Komedi sarkas menarik dari anak-anak yang ingin menjadi dewasa!

cover film Good Boys 2019

Film Good Boys merupakan salah satu film komedi kritis yang hadir tahun ini. Membawa karakter mungil dalam kehidupan sehari-harinya, banyak pesan yang dihadirkan. Selain mengenang kembali masa-masa kecil yang penuh keceriaan dan kepolosan, film ini pun menjadi jembatan untuk mengerti apa yang dilalui oleh anak-anak di generasi ini.

Film yang sangat berbeda dibandingkan film anak-anak lainnya ini berkisah tentang Max (Jacob Tremblay), seorang anak berusia 12 tahun (kelas 6 SD!) yang diundang ke sebuah pesta ciuman. Panik karena tidak tahu bagaimana cara mencium, Max mengajak teman-temannya di Bean Bags Boys, Thor (Brady Noon) dan Lucas (Keith L. Williams) untuk mengetahui caranya.

trio Bean Bags Boys menggunakan drone
via Universal Pictures

Max dan kedua temannya berusaha untuk memata-matai tetangganya menggunakan drone milik ayahnya. Namun setelah drone mereka ditahan dan akhirnya rusak, ketiganya mencari cara untuk menggantinya. Keadaan memburuk hingga akhirnya mereka bolos sekolah, mengambil obat-obatan terlarang hingga membelinya dari bandarnya.

Diluar ekspektasi

Meskipun film Good Boys mengambil latar belakang petualangan komedi tentang anak-anak berusia 12 tahun, ini bukanlah untuk anak-anak! Premis yang ditunjukkan oleh film ini pun berbeda dibandingkan film lain yang mengangkat tema serupa. Tapi inilah yang membuat film ini mampu menghibur penonton dengan cerita yang di luar ekspektasi.

trio Bean bags Boys di film Good Boys
via Universal Pictures

Bagi yang sudah melihat trailernya, pastilah mengerti film seperti apa Good Boys. Ada banyak adegan lucu yang muncul karena kepolosan ketiga anak-anak ini. Sama seperti komedi lainnya, plotnya dibuat konyol serta episodik, beberapa adegan terlihat seperti sketsa yang digabungkan menjadi satu jalan cerita yang utuh.

Tak perlu nama-nama besar maupun cameo kelas atas yang dibutuhkan untuk menghadirkan film yang menyenangkan. Buktikannya, dengan nama-nama baru – walaupun beberapa pemeran sudah dikenal dalam serial TV – ada cerita yang relatable (walaupu tak terlalu mengena di Indonesia) dan pilihan komedi yang segar.

Komedi dewasa oleh anak-anak

Seth Rogen memang dikenal sebagai salah satu aktor yang mengangkat isu-isu remaja dalam komedi. Sebelumnya, komedian ini pernah menjadi penulis untuk film Superbad, komedi remaja yang meledak di jamannya. Dan kali ini, Good Boys mengangkat kisah anak-anak dengan komedi yang dekat dengan kehidupan penonton dewasa.

trio Bean bags boys masuk ke dalam rumah
via Universal Pictures

Kelebihan Gene Stupnitsky sebagai sutradara dan penulis, dibantu Lee Eisenberg (yang pernah bekerjasama dalam menulis Bad Teacher (2011)), adalah menawarkan cerita baru yang ringan namun berbobot. Berbagai adegan komedi dibuat berdasarkan kepolosan ketiganya menghadapi dunia orang dewasa.

Selain itu, ada banyak unsur kritikan dan sindiran yang menyasar para orang tua dengan tone gabungan antara petualangan anak-anak ala Stranger Things dengan komedi sarkas milik Superbad (2007) dan Booksmart (2019). Gabungannya menghasilkan sebuah tontonan yang cerdas dan menarik untuk diikuti.

Max, Lucas dan Thor bersama boneka CPR
via Universal Pictures

Menyasar penonton yang lebih tua, Good Boys menghadirkan komedi yang tak beda dari film dewasa lainnya. Ada banyak konten berbau pornografi (walaupun tidak terlalu eksplisit) dengan penggunaan kata-kata kasar. Selain itu, ada pula perbincangan mengenai seks, obat-obat terlarang, hingga adegan anak-anak meminum bir.

Pesan untuk orang tua

Cerita memang mengambil latar belakang anak-anak berusia 12 tahun, masih disebut sebagai masa remaja awal. Tentu saja, film ini bukan ditujukan untuk anak-anak. Ada banyak pesan tersembunyi serta sindiran yang terlihat di sepanjang cerita. Masalah persahabatan dan keluarga sangat kental didengungkan.

Berupa kritikan terhadap masyarakat saat ini, banyak hal yang diperlihatkan selama 90 menit durasi. Salah satu yang patut digarisbawahi adalah tentang penggambaran kehidupan anak-anak di masa ini. Informasi yang menyebar cepat, keinginan untuk diakui dan menjadi populer, serta perudungan.

via Universal Pictures

Namun, film ini membuat kita menertawakan masa kecil kita yang naif dan masih terlalu lugu menghadapi dunia. Bukan hanya sekadar dialog vulgar maupun humor nyeleneh, ada pesan penting untuk orang tua; bagaimana melihat anak-anak dalam perkembangannya. Meski berkata kotor maupun bertengkar sesamanya, mereka hanyalah anak-anak yang sedang mencari tahu dunia itu seperti apa.

Secara keseluruhan, film Good Boys menggabungkan komedi remaja dengan cerita tentang apa yang terjadi di dunia saat ini, terlebih di dunia anak-anak. Ada banyak jokes serta momen menyedihkan yang akan mengingatkan kita pada masa kecil. Lucu dan menyentuh, salah satu film yang penting untuk mengerti tentang kehidupan anak-anak saat ini.

Rating: 7.5/10

Genre: Komedi

Sutradara: Gene Stupnitsky

Penulis: Gene Stupnitsky, Gene Stupnitsky

Pemeran: Jacob TremblayKeith L. WilliamsBrady Noon

Review Overview
  • 7.5/10
    Bagus dan recommended - 7.5/10
7.5/10

Summary

Secara keseluruhan, film Good Boys menggabungkan komedi remaja dengan cerita tentang apa yang terjadi di dunia saat ini, terlebih di dunia anak-anak. Ada banyak jokes serta momen menyedihkan yang akan mengingatkan kita pada masa kecil. Lucu dan menyentuh, salah satu film yang penting untuk mengerti tentang kehidupan anak-anak saat ini.

Sending
User Review
0/10 ( votes)

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.