Categories
Film Review

Review Film Detak (2021): Thriller yang Mendebarkan

Tanpa tahu sedikit pun tentang premisnya, penonton bisa saja mengira film Detak adalah kisah romantis seorang dokter baru dengan kembang desa. Dokternya ganteng, kembang desanya cantik dan sama-sama populer. Mereka akan jadi pasangan yang serasi. Namun, seiring berjalannya cerita kejanggalan mulai terlihat, mengisyaratkan kalau Detak bukanlah film romantis antara pasangan yang sempurna, melainkan cerita thriller pembunuh berantai yang mendebarkan dan cukup mampu mengikat penonton dari awal sampai akhir walau dengan beberapa kekurangan.

Sinopsis film Detak

Film Detak bercerita tentang dokter Jati yang baru buka praktek di sebuah desa. Ia sangat sempurna: tampan, sopan, dan sarjana. Tak sengaja, Jati bertemu Sukma, penari Lengger desa yang tariannya membuat jantung Jati berdebar tak karuan. Di saat yang bersamaan, satu persatu penduduk desa banyak yang meninggal dan menghilang. Penduduk desa percaya untuk mengembalikan ketenteraman desa, ritual tari Lengger harus dilakukan.

Simpel tapi efektif

Doktor Jati film Detak
via Bioskop Online

Film Detak karya Ongki Pangestu adalah film low budget berlatar desa kecil dengan misteri kematian beruntun penduduk desa. Di serial Twin Peaks atau Stranger Things, misteri pembunuhan di kota kecil mereka tidak akan terungkap dengan mudah. Ada banyak twist yang dihadirkan sebelum misteri diungkap.

Di film Detak, misteri tentang kematian dan hilangnya warga diungkap sejak pertama kali terjadi. Alur ceritanya pun juga simpel tidak banyak twist. Tapi tetap saja, Detak mampu membuat penonton betah untuk menikmati kelanjutan cerita. Mungkin karena penonton dibuat penasaran siapa korban selanjutnya, bagaimana modus pembunuhan dilakukan, apakah si pelaku akan ketahuan, dan tentu saja karakter si pembunuh berantai yang tidak biasa.

Campuran dua hal yang bertolak belakang

Della Daltyan sebagai Sukma dalam film Detak
via Bioskop Online

Film Detak mencampurkan dua hal yang bisa dibilang bertolak belakang dalam bercerita. Suasana hening desa dengan warga yang ramah bertemu dengan kelakuan aneh seroang pembunuh berantai yang berasal dari kota. Hampir semua penduduk desa tidak mencurigai si pelaku hanya karena status sosialnya yang lebih tinggi. Saking percayanya, mereka bahkan mengikuti semua kata si pelaku walau tidak masuk akal. Kejadian seperti ini biasa terjadi di Indonesia, khususnya daerah pedesaan.

BACA JUGA  Penjelasan Ending Joker: Apakah Arthur Fleck adalah The Joker?

Lalu ada pencampuran unsur medis dan mistis. Detak memadukan cerita dokter yang terobsesi detak jantung dengan bumbu mistis dari ritual tari Lengger dan Indang penari. Mencampurkan dua hal ini dalam film membuat Detak menjadi lebih kaya dan menarik. Sayangnya unsur mistis tersebut tidak begitu digali.

Show, don’t tell

Salah satu kekuatan film Detak dalam bercerita adalah konsisten menerapkan aturan “show don’t tell” yang membuat film thriller atau misteri menjadi enak untuk dinikmati. Walau misteri pembunuhan sudah diungkap sejak awal, tapi penonton tidak disuapi kalimat-kalimat eksposisi yang menjelaskan apa motif si pelaku atau apa saja yang terjadi di sepanjang film. Penonton diajak untuk menginterpretasi sendiri dari awal sampai akhir.

Menarik memang, tapi film Detak punya beberapa kelemahan. Akting beberapa pemeran yang relatif kaku dibarengi dengan dialog yang kadang tidak believable agak sedikit mengganggu pengalaman menonton film ini. Selain itu, pace yang naik turun mungkin bisa jadi masalah bagi penonton yang suka ketiduran ketika nonton adegan film yang agak lambat.

Terlepas dari itu, secara keseluruhan film Detak adalah thriller dengan alur sederhana yang cukup mampu membuat jantung berdebar dan mengikat penonton untuk menonton dari awal sampai akhir.

Film Detak bisa kamu nikmati mulai dari 17 September hingga 3 Oktober 2021 di layanan streaming Bioskop Online.

Sutradara: Yongki Ongestu

Screenplay: Natalia Oetama

Cast: Della Dartyan, Refal Hady, Alyssa Abidin

Film oke
6/10

Summary

Film detak hadirkan alur cerita yang simpel tentang pembunuh berantai di desa terpencil dengan efektif walau dengan beberapa kelemahan.

By Haris Syukri

Sedang belajar mengedit tulisan di Mariviu.

Leave a Reply