Categories
Editor Choice Film Review

Review Film CODA (2021): Ada Pesan Penting yang Harus Didengar

Film CODA yang sudah bisa ditonton di Apple TV merupakan karya Sian Heder yang disebut-sebut sebagai film terbaik Sundance Film Festival 2021. Membawa narasi keluaga tuli dengan satu anggota keluarga yang bisa mendengar, CODA menampilkan moment hangat dan pesan penting yang perlu didengar.

Film ini menceritakan tentang Ruby (Emilia Jones), remaja berusia 17 yang berasal dari keluarga tuli atau dikenal dengan nama CODA (Children of Deaf Adults). Ketiga anggota keluarga lainnya pun terlahir tuli; ibunya Jackie (Marlee Matlin) mantan pememang kontes kecantikan lokal, sang ayah Frank (Troy Kotsur) dan kakaknya Leo (Daniel Durant).

film CODA
via Apple TV

Sebelum sekolah, Ruby membantu ayah dan kakaknya bekerja di kapal penangkap ikan. Bermasalah dengan tengkulak, mereka pun membuka agen penjualan ikan sendiri. Konflik bermula ketika aktivitas Ruby membantu orangtuanya di bisnis mereka bertabrakan dengan pelatihannya untuk masuk ke sekolah musik.

Tanpa terlalu banyak drama

Tak ada drama berlebihan yang ditampilkan atau resolusi yang mendayu-dayu. Konfliknya berpusat pada masalah keuangan dari keluarga kelas menengah dan pertentangan remaja yang ingin menggapai mimpi. Ya, sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Hampir sama dengan Lady Bird (2017), film drama komedi ini pun menghadirkan realitas kehidupan yang terkesan nyata. Penuh dengan momen hangat, dan tentu saja sedikit dark comedy yang bikin meringis, seperti ketika Ruby menggunakan headset untuk mendengar musik ketika sedang makan bersama keluarganya.

via Apple TV
via Apple TV

Sentuhan dan momen hangat banyak tercipta. Salah satunya ketika keluarga Ruby menonton pertunjukkan. Suara nyanyian Ruby dan Miles (Ferdia Walsh-Peelo) dibuat diam. Jackie, Frank dan Leo pun memperhatikan penonton lain, hingga akhirnya mereka menyadari bahwa Ruby memiliki bakat untuk bernyanyi.

BACA JUGA  Review Film Story of Kale: When Someone’s in Love (2020): Prekuel Kale yang Ditinggalkan

Ada saat-saat ketika Heder menghadirkan film ini tanpa suara, ketika Ruby berkomunikasi dengan keluarganya, atau momen menyentuh pada saat Ruby bertengkar dengan sang kakak di pertengahan cerita. Komunikasi yang terasa lebih intim dan bahkan lebih menyakitkan.

CODA menghilangkan sosok antagonis utama. Menghadirkan beragam karakter dengan ego dan kepentingan mereka masing-masing. Setiap karakter utama dari anggota keluarga Ruby hadir dengan masalah sendiri. Dan semuanya mendapatkan porsi yang pas pada cerita berdurasi 114 menit ini.

Pesan penting yang jarang disampaikan

CODA diadaptasi dari film Prancis berjudul La Famille Bélier (2014). Namun yang berbeda dari film ini adalah kehadiran pemeran tuli. Bahkan Marlee Matlin sendiri merupakan satu-satunya aktor tuli yang memenangkan Oscar berkat perannya sebagai gadis pemberontak dalam film Children of a Lesser God (1968).

keluarga Ruby
via Apple TV

Film CODA yang berarti Children of Deaf Adults, mengacu pada anak-anak yang tumbuh dengan orang tua tuli. Mereka belajar bahasa isyarat (ASL) sebagai bahasa pertama dan merupakan bagian dari komunitas tuli. Menjadi CODA, Ruby menyebutkan bahwa ia sempat ditertawakan ketika pertama kali masuk sekolah dasar.

“Biarkan mereka mencari cara untuk bisa berurusan dengan orang tuli!’

ungkap Leo berapi-api.

Pace yang tenang namun tetap meneduhkan dipenuhi dengan beragam isu yang seperti berteriak untuk didengar. Contohnya ketika pertengkaran Ruby dan Leo, di mana Leo tidak ingin dianggap sebagai orang yang menyedihkan karena tidak bisa mendengar.

Emilia Jones sebagai Ruby
via Apple TV

Keberhasilan film CODA bukan hanya berkat jajaran casting yang luar biasa, tapi bagaimana Heder menggambarkan dengan tulus kegembiraan dan kecemasan keluarga kelas pekerja, tanpa pernah membuat keterbatasan mereka menjadi bahan lelucon.

Film CODA membawa pendekatan realistis untuk sekelumit kehidupan kelas menengah ke bawah, tak hanya fokus pada kisah roman remaja atau drama serius mengenai kehidupan. Menyanyikan berbagai isu yang mungkin jarang terdengar, salah satunya bahwa tuli bukanlah kekurangan yang perlu bantuan berlebihan.

BACA JUGA  10 Film Hitam Putih Terbaik di Era Film Berwarna Paska 1960-an

Genre: Drama, Komedi

Sutradara: Sian Heder

Penulis Naskah: Sian Heder

Pemeran: Emilia Jones, Marlee Matlin, Troy Kotsur, Daniel Durant

Rekomendasi Film
8.5/10

Summary

Film CODA membawa pendekatan realistis untuk sekelumit kehidupan kelas menengah ke bawah, tak hanya fokus pada kisah roman remaja atau drama serius mengenai kehidupan. Menyanyikan berbagai isu yang mungkin jarang terdengar, salah satunya bahwa tuli bukanlah kekurangan yang perlu bantuan berlebihan.

By Padli Nurdin

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.

Leave a Reply