Otome Game no Hametsu Flag: Antagonis Yang Melawan Takdir

Musim semi adalah musim yang penuh kehangatan. Bunga-bunga bermekaran, hewan-hewan bangun dari hibernasi, suhu udara menghangat namun tetap sejuk. Dan anime yang hadir untuk menambah kehangatan musim semi adalah Otome Game no Hametsu Flag.

Anime adaptasi dari light novel karangan Satoru Yamaguchi ini diproduksi oleh studio Silver Link. Tayang dengan 12 episode Otome Game no Hametsu Flag atau biasa disingkat Hamefura, menghadirkan cerita yang unik dan segar.

Berhasil tetap tayang walau di tengah pandemi global Covid19 yang juga melanda Jepang. Hamefura berhasil mendulang respon positif dari penonton.

Premis cerita yang lain dari pada yang lain dan desain karakter yang menarik jadi andalan Hamefura untuk bersaing dengan anime-anime yang juga tayang di season spring 2020.

Bercerita tentang seorang gadis SMA pecinta Otoge (Otome game/visual novel game) yang bereinkarnasi menjadi tokoh di dunia salah satu otoge yang dia mainkan.

Masalahnya si gadis bereinkarnasi menjadi Katarina Claes, tokoh antagonis yang punya karakter alami manja dan egois dengan death flag (berakhir mati) di semua rute cerita sang protagonis.

Otome Game no Hametsu Flag Shika Nai Akuyaku Reijō ni Tensei ...
Katarina Claes

Sadar dengan situasi yang dia hadapi, berbekal pengetahunannya tentang detail cerita otoge ini. Katarina pun bergerak mempersiapkan diri untuk menghindari death flag-nya.

Belajar bercocok tanam dan mengubah sifatnya jadi lebih bersahabat pada semua orang pun dilakukan untuk bersiap jika sampai kemungkinan terburuk terjadi. Namun apa yang dilakukan Katarina tanpa sadar justru membuat satu persatu karakter utama pada dunia otoge ini berpihak padanya.

Komedi ringan dan cerita persahabatan Katarina dengan tokoh-tokoh lain jadi pemanis utama di sepanjang series. Desain kesemua karakter pun memanjakan mata penonton pria dan wanita. Animasi yang halus dan desain dunianya yang dibuat indah sangat cocok menjadi latar khas cerita isekai.

Hamefura mungkin bukan series terbaik di season ini dengan intensitas cerita dan animasi yang terasa naik turun di beberapa episode.

Namun tentu Hamefura tetaplah anime yang membekas dan akan dikenang di setiap kita melihat bunga mekar di musim semi, tsah.