Apakah Tawaran Kehadiran Manga Boruto akan Sefenomenal Naruto?

Hal baik datang bagi siapa saja yang ingin menunggu!

boruto

Sudah terlalu jauh rasanya mempertanyakan kembali posisi Boruto di hati penggemar anime Naruto yang diciptakan oleh Masashi Kisimoto ini. Sekarang, Manga Boruto sudah mencapai chapter 45 dan animenya sudah menempuh 153 episode.

Banyak di antara penggemar fanatik Naruto berniat untuk tidak mengikuti lagi kelanjutan dari serial Boruto: Naruto Next Generation dengan alasan; Pertama, adegan pertarungan-pertarungan di anime Boruto sudah tidak seseru di anime Naruto.

karakter Boruto
via TV Tokyo

Kedua, ada yang mengatakan bahwa era kemajuan teknologi yang begitu kentara di anime Boruto seolah memudarkan esensi keberadaan ninja yang tak lepas dari jurus-jurus andalan yang proses latihan yang memakan waktu lama, tidak seperti teknologi senjata ninja di era Naruto.

Apakah adegan pertarungan Boruto memang kurang asyik?

Untuk alasan pertama, saya masih setuju karena memang banyak sekali filler yang hadir di anime Boruto. Mata penonton sepertinya “belum” dimanjakan dengan banyaknya jurus-jurus yang hadir dari berbagai tokoh yang memiliki karakter yang kuat serupa di perang shinobi ke-4 di era Naruto.

chapter 1 manga Boruto
via Viz Media

Kedamaian di era Boruto telah menyinggahi dunia shinobi dan desa-desa. Pertarungan antardesa tidak menjadi fokus utama dalam era ini. Pun banyak yang menyayangkan tokoh-tokoh di serial Boruto seolah mendapatkan semacam “jalur bypass” dengan tidak perlu berlama-lama latihan jurus-jurus yang diturunkan oleh keluarga mereka.

Hal itu yang “mungkin” membuat banyak fans Naruto tidak begitu melirik Boruto sebagaimana awal kehadiran Naruto.

Meski, pola Shikadai menjadi chunin lebih dulu dari teman se-angkatannya masih sama dengan pola Shikamaru. Tetapi, kehadiran plot bolak-balik (flashback) di era Boruto tidak seberserak anime Naruto yang tiap sebentar flashback. Tiap sebentar mengingat masa lalu meski sedang dalam kondisi bertarung.

Kemajuan teknologi ninja tidak begitu mengganggu

Pada alasan kedua, saya kurang sepaham karena bagaimana pun juga zaman kian berkembang. Dunia pun mengalami perubahan seperti yang terjadi di serial Boruto itu sendiri.

Kemunculan teknologi yang canggih, bahkan telah mencapai tahap yang cukup fenomenal di manga Boruto (penciptaan senjata ilmiah ninja, manusia buatan, dan cyborg).

cyborg dalam Boruto
via Viz Media

Sesungguhnya, semua itu tidak serta-merta hadir begitu saja seolah harus dinamis dan runut dengan zaman sekarang. Hal itu sesungguhnya memiliki keterkaitan dengan sebuah klan yang menjadi villain utama dan pemicu konflik dalam serial ini: kemunculan klan dewa, Ohtsutsuki.

Klan ini berusaha untuk menemukan buah cakra dengan menghisap seluruh energi dan berupaya menguasai dunia. Momoshiki hampir saja menghisap seluruh cakra Kyuubi yang tersegel di tubuh Naruto ketika ia menculik Naruto dan membawanya ke dimensi lain.

Sasuke dengan rinnegan-nya bersama Boruto mencari Naruto. Hingga akhirnya Boruto mampu mengalahkan Momoshiki dan ditakdirkan menjadi “wadah” Momoshiki dengan tanda segel Karma di tangan kanannya. Serupa segel Karma Kawaki, wadah cyborg yang diciptakan Amado atas perintah Ishiki Ohtsutsuki yang kini menjadikan Jigen sebagai wadahnya.

Kawaki dalam anime
via TV Tokyo

Kawaki inilah project masa depan Ishiki sebagai wadahnya karena Jigen bukanlah wadah yang sempurna baginya. Tetapi, Kawaki berkhianat dan sadar bahwa ia hanya dimanfaatkan oleh Ishiki.

Hal semacam ini sesungguhnya relevan dengan pola Orochimaru ketika ingin menjadikan tubuh Uchiha Sasuke sebagai wadahnya ketika ia tak mampu mengalahkan Uchiha Itachi. Hingga akhirnya ia berhadapan dengan Sasuke dan dibunuh oleh Sasuke sendiri. Namun, ia hidup kembali berkat sel nya yang masih tersisa dan bertobat untuk membantu kemajuan desa Konoha.

Sesungguhnya, pada bagian inilah yang nantinya akan menjadi keseruan dari manga Boruto ini, dimana di era ini akan berhadapan langsung dengan organisasi Kara (pada era Naruto seperti organisasi Akatsuki) dan klan dewa Ohtsutsuki.

Boruto dewasa
via TV Tokyo

Kehadiran filler yang cukup membosankan di serial Boruto sepertinya menjadi alternatif dalam memperkenalkan tokoh-tokoh yang nantinya akan menemani Boruto dalam berjalannya serial ini tanpa perlu menghadirkan plot flashback yang berlebihan, sebelum nantinya pertarungan dahsyat dimulai tanpa perlu ada lagi alur lain di alur waktu utama serial ini.

Bertarung-bertarung saja, tidak perlu flashback yang akan “mengorbankan” beberapa episode kedepannya hanya untuk mengingat-ingat yang sudah-sudah. Barangkali, itu upaya yang dihindarkan demi mengurangi porsi untuk kenangan.

klan Otsutsuki
via Viz Media

Pertarungan dengan klan Ohtsutsuki dan pengkhianatan yang akan terjadi di era Boruto sepertinya adalah tawaran dengan durasi singkat yang hanya hadir pada bagian perang dunia ke-4 di era Naruto ketika berhadapan dengan Kaguya Ohtsutsuki dan salah satu film fitur Naruto ketika ia berhadapan dengan Toneri Ohtsutsuki yang menculik Hinata Hyuga.

Klan Ohstutsuki dan organisasi Kara menjadi musuh utama dalam serial ini. Kita akan melihat seperti apa pertarungan-pertarungan antara klan dewa, cyborg dengan titisan dewa. Semoga betah menunggu!