10 Film Hitam Putih Terbaik di Era Film Berwarna Paska 1960-an

Kadang hidup tanpa warna tak seburuk yang kita kira!

cover film hitam putih terbaik

Film hitam putih ditayangkan tahun 1930-an hingga 1960-an. Namun ada kenikmatan dan nostalgia tersendiri ketika menonton film dengan format hitam putih. Pembuat film modern melihat gambar hitam putih sebagai pilihan elemen visual yang tersedia untuk memperkuat kisah mereka. Bertahun-tahun sejak film dengan gambar berwarna, 10 film hitam putih terbaik ini muncul dengan masing-masing pesonanya.

10. Frankenweenie (1984)

film hitam putih Frankenweenie
via Walt Disney Pictures

Tim Burton mengadaptasi Frankenweenie dari salah satu film pendek yang pernah dibuatnya. Kisah sederhana yang diadaptasi dari cerita milik Mary Shelly: seorang anak laki-laki mencoba menghidupan kembali anjingnya yang telah mati. Frankenweenie sebenarnya dianimasikan dengan pengaturan dan karakter berwarna hitam-putih, menjadi salah satu animasi terbaik yang pernah dibuat Tim Burton.

9. Good Night, and Good Luck (2005)

film lawas Good Night, and Good Luck
via Warner Independent Pictures

George Clooney turut menulis dan menyutradarai film ini pada 2005 ketika pemilihan ulang George Bush mengilhaminya menceritakan ‘kisah bergambar hitam putih dalam film noir paska 9/11′. Drama menarik tentang Edward R. Murrow (David Strathairn), jurnalis yang menjadi pembaca acara berita CBS, See It Now dan hubungannya dengan sang produser Fred W. Friendly (Clooney) dan koresponden CBS News Joseph Wershba (Robert Downey Jr.).

8. Ed Wood (1994)

Johnny Depp dalam film Ed Wood
via Buena Vista Pictures

Subyek yang tak jelas serta gaya visual yang tak biasa cukup untuk menyingkirkan penonton mainstream. Ed Wood adalah film yang fantastis dari tangan dingin Tim Burton mengangkat kisah kehidupan sutradara tituler dibantu sinematografi menakjubkan dari Stefan Czapsky. Mengangkat gambar hitam putih, Burton mengatakan bahwa vibe dalam film ini tidak mungkin dapat diproduksi menggunakan gambar berwarna.

7. Clerks (1994)

film Clerks yang disutradarai Kevin Smith
via Miramax Film

Alasan utama Kevin Smith memotret Clerks menggunakan gambar hitam putih karena lebih murah dibandingkan gambar berwarna. Namun ketika ditayangkan dalam Sundance Film Festival, film ini memiliki dunianya sendiri, dimana penduduk asli New Jersey mengungkapkan pendapatnya tentang apa yang terjadi di New Jersey: terkesan hidup dan lebih berwarna tanpa kepalsuan Hollywood ditambah gaya visual minimalis.

6. Nebraska (2013)

film Nebraska
via Paramount Vantage

Alexander Payne tak asing dengan film petualangan di jalanan ketika menyutradarai Nebraska, setelah bersama Paul Giamatti dan Thomas Haden Church dalam Sideways. Bruce Dern berperan sebagai orang tua yang bertekad pergi ke Nebraska untuk mengklaim hadiah yang belum tentu benar. Dalam film ini, perjalanannya ditemani bersama sang anak, Will Forte.

5. Memento (2000)

Brad Pitt dalam Memento karya Christopher Nolan
via Summit Entertainment

Christopher Nolan memadukan gambar hitam putih dan berwarna. Film thriller misteri tentang pencarian seorang pria yang amnesia menelusuri langkah-langkahnya dan mencari tahu apa yang terjadi pada istrinya berdasarkan petunjuk yang dia tulis sendiri. Masih membingungkan? Bayangkan menonton film ini dengan plot mundur. Paduan gambar digunakan untuk membedakan dua alur cerita: warna untuk plot mundur, hitam putih dalam urutan kronologis.

4. Frances Ha (2012)

Adam Driver dalam Frances Ha
via IFC Films

Noam Baumbach dan Greta Gerwig adalah dua dari sedikit pembuat film yang menceritakan kisah manusia dengan emosi yang nyata. Hasilnya adalah sinematografi dan visual yang benar-benar indah. Film ini tak memiliki alur yang jelas atau struktur tradisional, melainkan mengikuti irama tak terduga.

3. Roma (2018)

film hitam putih Roma karya Netflix
via Netflix

Ini adalah film yang membuat Academy Awards mulai menganggap serius film orisinil Netflix. Roma adalah film yang mengantarkan cerita semiotobiografi dari sutradara sekaligus penulis Alfonso Cuarón di kota kelahirannya, Mexico City. Untuk memastikan film ini sesuai dengan keinginannya, Cuaron menulis, menyutradarai, menjadi produser, dan turut menyunting film ini.

2. Schindler’s List (1993)

film hitam putih Schindler's List
via Amblin Entertainment

Selain menekankan kengerian Holocaust yang suram, penggunakan gambar hitam putih adalah pemilihan yang tepat. Diproduksi oleh Steven Spielberg dan ditulis oleh Steven Zaillan berdasarkan novel Schindler’s Ark oleh novelis Australia Thomas Keneally. Hanya dengan menghilangkan warna dari film ini, Spielberg menceritakan kisah yang lebih dalam dari sekadar film pembantaian.

1. Raging Bull (1980)

Robert de Niro dalam Raging Bull
via United Artists

Alasan utama Martin Scorsese menggunakan film hitam putih untuk mengambil gambar Raging Bull adalah karena dia memutuskan sarung tinju terlihat lebih baik dalam warna hitam dan putih. Dia juga mengakui mulai menjamurnya film berwarna serta membedakan film ini pada film-film lain pada masanya. Tapi bisa dibilang, Raging Bull adalah film hitam putih terbaik pada era film berwarna berdasarkan Screen Rant.

Penulis baru yang terpesona dengan bagaimana kata-kata bisa mengubah dunia.