Indie Vibe: Benjamin Francis Leftwich Kembali Setelah Rehat Tur Eropa

numb by benleftwich via instagram

Setelah melangsungkan rangkaian konser di beberapa kota di Eropa, Benjamin Francis Leftwich akan kembali dengan merilis EP terbarunya berjudul ‘I am with You’ pada tanggal 24 Agustus mendatang. Dari empat lagu yang kabarnya akan masuk ke dalam mini albumnya ini, tiga di antaranya sudah bisa didengar melalui platform musik digital. Dengan rilisnya beberapa single ini akan menjadi awal kebangkitan Ben di tahun 2018. Lalu, mari kita bahas sedikit perjalanan penyanyi berwajah tunduh satu ini.

benjamin francis leftwich via instagram

benjamin francis leftwich via instagram

Sejak debutnya di tahun 2011 dengan album Last Smoke Before the Snowstorm, vokal berbisik dan petikan gitar yang lembut  adalah sajian utama Ben. Musiknya cenderung gloomy namun  menenangkan di saat yang bersamaan. Emosi dan pesan yang disampaikan oleh Ben melalui musik dan liriknya seakan selalu tersampaikan dengan baik. Di album keduanya yang bertajuk After the Rain di 2016, atmosfer musik Ben terdengar seperti hymne dengan lirik yang rapuh namun penuh harapan. Ini seakan menjadi bukti dari usahanya bangkit dari depresi. Ben diketahui mengalami masa-masa kelam pasca kehilangan ayahnya di tahun 2013, yang menjadi inspirasinya dalam bermusik. Lalu bagaimana dengan nuansa mini album terbaru Ben kali ini?

Penyanyi asal York, Inggris ini mengumumkan perilisan single pertama dari EP-nya  yang berjudul I am with You tersebut di akun instagram pribadinya. Ben mengatakan bahwa setelah menyelesaikan turnya di akhir 2017 kemarin, ia telah menghabiskan banyak waktunya beristirahat di kota London sembari mempersiapkan mini albumnya ini. Ben juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada seluruh penggemar dan orang terdekat yang selalu setia memberinya semangat untuk terus berkarya. Selain I am with You, dua single Ben yang berjudul Numb  dan 4 AM in London juga dirilis beberapa minggu setelahnya.

Di single ‘I am with You’ ini Ben memang terdengar berbeda. Kita tidak lagi mendengarkan petikan gitar Benjamin Francis Leftwich dan irama lagu yang biasanya sendu. Di lagu ini efek musik elektronik terdengar agak dominan dan sedikit nge-beat. Single Ben yang ini mendapat beberapa komentar yang  mengatakan seakan kehilangan Ben yang lama namun juga ada yang mengapresiasinya. Terlepas dari itu menurut saya eksperimen Ben di lagu ini tidak menghilangkan ciri khasnya walau memang dengan kemasan yang berbeda.

Bagi yang mengatakan Ben yang lama telah hilang, di single keduanya yang berjudul Numb bisa saya katakan kalau Ben’s still here and still be the same. Kenapa? Di lagu ini, petikan gitar Ben terdengar lagi dan atmosfer yang gloomy yet soothing sangat terasa. Ben mengatakan melalui akun instagramnya bahwa lagu ini tentang keadaan seseorang yang terpuruk untuk waktu yang lama. “Numb, a song about being asleep for many years”. Lagu yang menggambarkan bagaimana suatu kejadian di masa lalu bisa sangat membuat seseorang begitu terluka, hancur hingga menjadi bodoh dan bagaimana harapan untuk bangkit itu selalu ada.

“You know that I wanna feel the light when it hits me

Wanna see with a clearer view

I numb out all the time, all the time”

Single Ben selanjutnya yang berjudul 4 AM in London ini sepertinya recomended sekali untuk pasangan LDR, haha. Bercerita tentang perbedaan waktu antara sepasang kekasih yang dipisahkan jarak, lagu ini menurut saya bisa jadi alternatif untuk yang sedang berjuang menahan rindu.  Bukan membuat galau tetapi lagu ini menggambarkan bahwa jarak nyatanya membuat kita lebih terasa hidup.

“Distance is easy, you make me completely alive”

Setelah membahas tiga dari empat single Ben yang akan masuk dalam EP atau mini album “I am with You” ini, bagaimana dengan satu single lagi berjudul Power Down yang belum dirilis Ben? Mari sama-sama kita nantikan. Sembari itu mari coba dengarkan single rekomendasi saya dari Benjamin yang berjudul Numb ini.

Penikmat musik

Leave a Reply