Bahas One Piece Chapter 918 – Hantu Negara Wano

One Piece

Tulisan ini berisi Spoiler One Piece chapter 918!

One Piece chapter 918 telah dirilis dan chapter terbaru One Piece ini bisa dibilang adalah chapter paling asyik di arc Wano, paling tidak sampai saat ini. Meneruskan langsung cerita penyelamatan O-Tama dari kota Bakura, chapter ini kemudian membuat para fans semakin penasaran dengan cerita Klan Kozuki.

Bahasa One Piece Chapter 918

Ada banyak hal menarik dan mengharukan yang terjadi di One Piece chapter 918. Mulai dari aksi melarikan diri Luffy dan O-Tama yang mengejutkan, pertarungan Hawkins melawan Law, aksi heroik Luffy dan teman-teman membantu warga kota Okobore, hingga hantu-hantu negara Wano yang membuat penasaran.

Langsung saja mari kita simak pembahasan One Piece Chapter 918 yang berjudul “Luffy Membalas Budi” berikut ini.

1. Misi berhasil! Saatnya kabur … dengan naik kuda

Dengan satu kali serangan Red Hawk yang dahsyat dan berapi-api, Holdem langsung KO dan O-Tama berhasil diselamatkan. Di chapter sebelumnya O-Tama tidak ingin Luffy terlibat pertarungan lebih jauh dengan Holdem karena ia telah berhasil diselamatkan.

Namun di chapter ini kita melihat kalau O-Tama sangat terharu melihat Luffy menghajar Holdem dengan serangan yang mengeluarkan api, seperti Ace.

otama one piece chapter 918

Speed yang terkejut melihat seorang Headliner kalah membuktikan kalau Holdem sebenarnya cukup kuat, hanya saja Luffy jauh Lebih kuat.

Berhasil mendapatkan O-Tama kembali, Luffy mencoba mencari cara untuk bisa kabur dan menyusul Zoro dan O-Kiku yang telah mencuri kapal “harta karun.” Luffy langsung menaiki seekor kuda yang terlihat menganggur.

Kuda tersebut adalah Headliner Speed. Tanda “Love” di akhir teriakannya menunjukkan kalau ia sangat senang dipeluk dari belakang. Mungkin karena ia punya sifat kuda yang memang ingin ditunggangi. Tak diragukan lagi, ini adalah adegan paling kontroversial di arc Wano, sejauh ini.

Speed kemudian terkejut dan memberontak, sedangkan Luffy membutuhkan kuda untuk kabur. Luffy dan O-Tama mencoba peruntungan dengan menjinakkan seorang manusia setengah hewan. Walaupun O-Tama mengatakan kalau Kibidango miliknya tidak mempan kepada manusia ternyata kue ajaib tersebut bisa menjinakkan Speed.

Mungkin ini adalah efek samping buah setan buatan yang membuat pemakainya benar-benar menjadi manusia setengah hewan.

Di One Piece chapter 918 ini kita mendapatkan tambahan informasi tentang kekuatan buah setan milik O-Tama. Kue dango ajaibnya tidak bisa dicabut paksa seperti yang dilakukan oleh Holdem dengan tang. O-Tama terlihat menyebut “Ki-bi-dan-go~” dengan irama tertentu untuk mengambil kue itu dari pipinya.

Selain itu, semua hewan atau manusia setengah hewan yang memakan kue dango tersebut hanya akan patuh kepada O-Tama saja.

Walaupun sudah jinak setelah memakan kibidango, Speed tidak mau menuruti perintah Luffy dan hanya mau patuh kepada O-Tama.

Luffy dan O-Tama kemudian kabur sambil menunggangi Speed. Sounds weird.

2. Headliner Basil Hawkins vs Trafalgar Law

Pertemuan Hawkins dan Law berujung pada pertarungan yang singkat namun sengit. Momen terkeren di One Piece chapter 918. Dua-duanya adalah bajak laut yang penuh rencana dan memiliki kemampuan observasi yang tajam, beda dengan dua monster bajak laut Topi Jerami.

Tanpa basa basi Law menggunakan kemampuan buah setannya dan mengancam akan menghabisi Hawkins. Walaupun berisiko ketahuan, dengan menggunakan kekuatan penuhnya, ia berharap dapat membungkam Hawkins agar rencana aliansinya tidak bocor.

Law masih berharap kepada Luffy dan Zoro untuk tidak melakukan hal yang bodoh. Padahal Luffy baru saja menghajar Holdem.

Ulah Luffy sedikitnya membuat pengorbanan Law menunjukkan dirinya di depan Hawkins menjadi sia-sia.

Hawkins dengan tajam langsung tahu siapa sosok dibalik topi tengai tersebut dari kekuatan buah setan dan tato. Kemunculan Law yang menghadangnya membuat Hawkins tahu kalau Luffy dan Law telah membentuk aliansi.

Dengan kekuatan buah setan Ope-Ope, Law berhasil memotong tubuh Hawkins, yang pastinya kemudian berpindah kepada salah satu anak buahnya.

Di pertarungan ini Law membuktikan kalau ia sangat pintar. Berbeda dengan Kizaru yang menyerang Hawkins sampai nyawa cadangannya habis, Law lebih memilih untuk melumpuhkan semua anak buah Hawkins terlebih dahulu.

Ini membuat sang peramal terkejut dan terpaksa menangkis serangan pamungkas Law karena kalau tidak ia akan terpotong dengan kekuatan buah setan Ope-Ope dan menjadi tidak berdaya, karena cadangan nyawanya sudah habis.

Ditengah-tengah pertarungan sengit itu Hawkins menjelaskan situasi sebenarnya. Kalau ia telah tahu tentang aliansi Luffy dan Law.

Sang Surgeon of Death semakin terkejut dan kesal ketika den den mushi menyebutkan kalau Luffy baru saja menghajar Holdem.

Pertarungan sengit yang singkat dan penuh trik itu akhirnya ditengahi oleh rombongan Zoro dan O-Kiku sekaligus menjadi jalan kabur Law.

Dengan rencana yang berantakan, pastinya Law akan semakin frustasi membentuk aliansi dengan Luffy dan Zoro.

Hanya kelompok Topi Jerami yang bisa menghilangkan kekerenan seorang Trafalgar Law.

3. Luffy-Taro Membalas Budi

Zoro, O-Kiku dan Law berhasil sampai di kota Okobore. Membawa kapal penuh dengan “harta karun” yang membuat warga kota sisa sangat gembira.

Panel ini sangat menarik karena memperlihatkan kesengsaraan di sebelah kanan dan kegembiraan di sebelah kiri.

Para Gifters menyebutkan kalau warga Okobore hanya boleh memakan makanan sisa. Menegaskan perbedaan status kependudukan mereka di Wano.

Luffy dan O-Tama pun juga sampai di Okobore sambil menghajar para Gifters tersebut dengan tong berisi air bersih. Jika chapter 912 berjudul “O-Tsuru Membalas Budi”, maka di One Piece chapter 918 ini Oda bermain kata dengan memberi judul “Luffy-Taro Membalas Budi.” Nice.

Luffy tidak peduli sedikit pun dengan perbuatannya. Jika Law menganggap itu adalah sebuah pemberontakan, Luffy menganggapnya sebagai rasa terima kasihnya kepada O-Tama. Ia juga belum berencana untuk berhenti mengacau dan membantu warga Wano yang kesusahan.

Disela-sela kegembiraan di Okobore, One Piece chapter 918 beralih ke Hawkins yang melaporkan kejadian yang dialami Holdem. Masih belum jelas kepada siapa, bisa jadi Jack, bisa juga langsung kepada Kaido.

Spekulasi:

Wajah penuh pikiran Hawkins ketika ia melapor bisa menjadi petunjuk tumbuhnya bibit-bibit semangat memberontak melawan Kaido. Setelah ia tahu kalau Law membentuk aliansi dengan Luffy, mungkin saja akan ada perubahan persentase dari ramalannya.

4. Kamu seperti Ace

Ketika Luffy mengalahkan Holdem dengan Red Hawk yang berapi, O-Tama berpikir kalau Luffy mirip dengan Ace. Begitu pula ketika Luffy mengucapkan janji yang sama seperti Ace.

one piece chapter 918

Sampai saat ini O-Tama masih belum mengetahui hubungan Luffy dan Ace karena ia tidak bertanya dan Luffy pun juga tidak memberitahu.

Ketika O-Tama tahu cerita yang sebenarnya, pastinya akan menjadi momen yang sangat mengharukan, terlebih lagi jika ini terjadi di akhir arc Wano ketika Luffy dan O-Tama berpisah.

5. Hantu negara Wano

Setelah semua kerusuhan di Bakura dan kebahagiaan di Okobore, Luffy, Law dan Zoro kemudian membahas rencana selanjutnya. Law mengajak Luffy untuk pergi ke sisa reruntuhan kastil Oden. Di sana telah menanti “hantu-hantu negara Wano” dan “kebenaran” yang sulit dipercaya.

one piece wano ghost

Di panel terakhir One Piece chapter 918, Oda-sensei menunjukkan beberapa papan menyerupai nisan yang bertuliskan nama-nama anggota klan Kozuki. Mulai dari Oden, Momonosuke, Kinemon, Kanjuro hingga Raizo. Dengan pintar Oda sengaja tidak membocorkan nama-nama karakter yang belum diperkenalkan.

Tiga papan yang memiliki “atap” adalah milik Oden, Momonosuke dan (mungkin) ibu Momonosuke. Perbedaan bentuk ini menandakan status tuan dan pengikut di klan Kozuki.

Spekulasi:

Kisah Urashima Taro

Ada satu spekulasi yang cukup menarik. Disebutkan kalau Oden memang telah tewas 20 tahun yang lalu. Jelas ini membuat Momonosuke yang meyaksikan sendiri ayahnya dibunuh oleh Kaido telah berumur lebih dari 20 tahun. Terlebih lagi, di arc Zou Momonosuke juga mengaku pernah bertemu dengan Roger, yang dieksekusi sekitar 20 tahun yang lalu. Lalu apa yang membuatnya awet muda?

Untuk itu kita harus tahu tentang cerita rakyat Jepang yang berhubungan dengan alur waktu yang melambat. Cerita ini bernama kisah Urashima Taro. Inti cerita ini adalah Urashima Taro dibawa ke istana Ryugu (nama istana di arc Fishman Island) di bawah laut setelah menolong seekor kura-kura.

Di sana ia dihibur dengan nyanyian dan makanan lezat oleh putri Otohime (nama yang sama dengan nama ibu Shirahoshi). Urashima Taro kemudian diberi hadiah Tamatebako (hadiah dari Neptune yang meledak di arc Whole Cake Island). Ketika kembali ke daratan, ternyata waktu sudah berlalu sekitar 300 tahun.

Urashima Taro kemudian membuka Tamatebako yang ternyata berisi bulu bangau (lambang Klan Kozuki adalah bangau) yang mengubahnya menjadi kakek-kakek. Ada buku lain yang bercerita kalau bulu bangau di dalam Tamatebako kemudian ditiup angin hingga menempel di punggung Urashima Taro yang sudah tua. Ini membuatnya berubah menjadi seekor bangau (lagi, bangau adalah lambang klan Kozuki).

Jika memang Momonosuke telah hidup lebih dari 20 tahun, ada kemungkinan ketika ia melarikan diri bersama anggota klan Kozuki yang lain ia sempat bersembunyi di suatu tempat yang memiliki alur waktu lebih lambat. Atau bisa juga karena pengaruh kekuatan buah setan seseorang. Ketika Momonosuke keluar dari tempat itu atau terbebas dari kekuatan buah setan itu, waktu sudah berjalan sekitar 20 tahun.

Ketika mereka kembali ke Wano, mereka dianggap seperti hantu karena tiba-tiba muncul tanpa menua sedikit pun setelah selama 20 tahun menghilang. Selain itu, papan nisan yang bertuliskan nama-nama keluarga Kozuki juga terlihat sudah sangat tua. Menandakan mereka sudah dianggap mati bertahun-tahun yang lalu.

Mungkin terdengar muluk-muluk, namun mengingat banyaknya nama karakter dan benda yang ada di dalam cerita rakyat ini yang menginspirasi One Piece, ada kemungkinan kalau kisah Momonosuke dan klan Kozuki, paling tidak, akan mirip dengan kisah Urashima Taro yang terjebak di tempat beralur waktu lambat.

Penampilan hantu Wano yang mengejutkan

Ada satu spekulasi yang cukup lucu yaitu tentang Zoro yang menyebutkan kalau ia terkejut ketika melihat hantu-hantu Wano tersebut. Bisa jadi Zoro merujuk kepada penampilan mereka yang rata-rata mirip Raizo atau mungkin lebih aneh lagi.

Tapi semuanya hanyalah spekulasi semata dan semoga rasa penasaran kita terjawab di chapter berikutnya, apalagi minggu depan One Piece tidak libur. Yay!

Bagaimana menurutmu tentang pembahasan One Piece chapter 918 di atas? Jika kamu punya teori atau spekulasi tentang chapter tersebut, jangan lupa tulis di kolom komentar, ya.

Your average anime guy.

Leave a Reply